Isu Pungli Bantuan Ternak Sapi Kembali Merebah di Desa Darek Lombok Tengah

Lombok Tengah, Talikanews.com – Isu dugaan pungutan liar (Pungli) bantuan ternak sapi kembali merebah. Sebelumnya, terjadi di Kecamatan Janapria, kini beralih di Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah.

Kepala Desa Darek, Ismail Sahabudin membenarkan ada isu pungli dalam penyaluran sapi untuk 20 orang masyarakat Rumah Tangga Miskin (RTM). Hanya saja, dirinya belum memastikan karena sampai saat ini belum ada kelompok atau masyarakat yang menyampaikan pungutan tersebut.

“Memang informasinya sudah lama terhendus hanya saja sampai hari ini belum ada satupun masyarakat yang berani melaporkan hal ini ke pemerintah desa (Pemdes). Jadi saya belum berani pastikan apakah informasi itu valid atau tidak,” katanya.

Senada disampaikan Kepala UPT Pertanian dan Peternakan Kecamatan Praya Barat Daya, H. Idham Khalid. Dia mengaku, sempat mendengar isu tersebut, namun belum bisa memastikan siapa oknum yang dimaksud. Apakah dari masyarakat, pemdes dan UPT.

“Saya bersyukur jika informasi tentang pungli ini benar adanya. Kalau ada segera laporkan saja” imbuhnya.

Dia memaparkan, sejauh ini tidak ada informasi bahwa sapi bantuan dijual ke kelompok masyarakat. Yang ada hanyalah penitipan sementara lantaran kandang belum jadi.

“Karena penerima belum punya kandang, terpaksa dititip sementara. Tapi, kalau sampai terbukti dijual, kelompok masyaralat penerima bantuan harus menggantinya,” tutup dia (TN-03)

Related Articles

Back to top button