Angkasa Pura Bandara Lombok Merugi di Tahun 2019, Ini Penyebab Utama

Lombok Tengah, Talikanews.com – Perseroan Terbatas Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok mengalami kerugian di tahun 2019. Adapun penyebabnya yakni akibat turunnya jumlah penumpang. Hal itu disampaikan Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum pada PT Angkasa Pura Airports, Adi Nugroho.

Dia menjelaskan secara sederhana penyebab terjadinya kerugian seperti jumlah penumpang yang turun.” Sayang banget nggak pegang data khusus untuk Bandara Internasional Lombok. Tapi, kira-kira secara nasional turun 20 persen,” ungkapnya saat dikonfirmasi Selasa (31/12).

Adi Nugroho mengaku tidak tahu pasti pergerakan penumpang di Bandara Internasional Lombok. Namun bisa dipastikan penyebab tuturnya penumpang yakni ada dua bagian seperti gempa dan naiknya Harga Tiket pesawat.” Kargo juga turun, ini masuk bagian penyebab meruginya Angkasa Pura I BIL,” kata dia.

Meruginya Angkasa Pura BIL juga dibenarkan oleh Communication and Legal Manager Lombok International Airport, I Nyoman Siang.

Nyoman Siang menyampaikan management Lombok, Perusahaan sedang merugi.”Kita merugi dari sisi pendapat mas,” cetusnya.

Untuk ketahui, statistik pergerakan lalu lintas udara selama Januari hingga November tahun 2019 yakni, pergerakan pesawat domestik tahun 2018 sebanyak 31.692 mengalami penurunan sebanyak 26 persen di tahun 2019 berjumlah 23.537 pesawat. Sedangkan internasional untuk tahun 2018 sebanyak 2.044 , di tahun 2019 sebanyak 1.582 pesawat, mengalami penurunan 23 persen. Kalau secara total tahun 2018 sebanyak 33.736 pesawat. Sedangkan tahun 2019 sebanyak 25.119 pesawat.

Untuk jumlah penumpang domestik tahun 2018 sebanyak 3. 022.240 orang. Tahun 2019 sebanyak 2.121.245 orang, mengalami penurunan sebanyak 30 persen.

Penumpang internasional tahun 2018 sebanyak 256.670 orang, tahun 2019 sebanyak 215.892 penumpang dan mengalami penurunan sebanyak 16 persen. Total tahun 2018 sebanyak 3.278.910 penumpang dan tahun 2019 sebanyak 2.337.137 penumpang, mengalami penurunan 29 persen.

Terakhir, untuk Kargo juga mengalami penurunan tingkat domestik tahun 2018 sebanyak 15.743.613. Sedangkan tahun 2019 sebanyak 8.689.459 atau menurun sebanyak 45 persen. Internasional tahun 2018 sebanyak 28 024 , di tahun 2019 sebanyak 12.556 atau turun 55 persen. Total tahun 2018 sebanyak 15.771.637 sedangkan tahun 2019 sebanyak 8.702.015 atau turun 45 persen. (TN-red)

Related Articles

Back to top button