Gempar Seruduk Dinas Dukcapil Loteng Ini Yang Dipertanyakan

Lombok Tengah, Talikanews.com -Sejumlah anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempar NTB mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) guna mempertanyakan adanya dugaan praktek percaloan yang terjadi di kantor itu, Kamis (26/12).

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gempar NTB Hamzan Halilintar menyampaikan sejumlah tuntutan Kepada Dinas Dukcapil Kabupaten Lombok Tengah diantaranya meminta Kepala Dinas lebih tegas dan menutup celah percaloan yang diduga masih terjadi di Kantor Dukcapil dan meminta Kadis Dukcapil untuk memaksimalkan pelayanaan terhadap masyarakat.

“Sampai hari ini percaloan diduga masih saja terjadi dengan dalih dan praktek yang berbeda-beda untuk itu kepala dinas harus lebih tegas terhdap persoalan in,” ujar Hamzan.

Lanjut Hamzan dalam Undang-Undang ditegaskan, bahwa pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri berkewajiban menyediakan blangko KTP Elektronik (KTP-el) bagi kabupaten/kota, dan menyediakan blangko dokumen kependudukan selain blanko KTP-el melalui Instansi Pelaksana yaitu pemerintah kabupaten/kota yang bertanggung jawab dan berwenang melaksanakan pelayanan dalam urusan Adminduk dan hal ini tidak boleh kosong.

“Seharusnya blangko KTP itu tidak boleh kosong tapi kenyataannya berbeda dengan apa yang ada saat ini di Dukcapil Loteng,” cetusnya

Menanggapi persoalan percaloan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Baiq Anita Nindiana membantah adanya praktek percaloan yang ada di kantornya

“Saya tidak pernah tahu akan adanya praktek percaloan yang terjadi dan kalau memang itu ada silahkan laporkan ke kami siapa oknum itu akan kami tindak tegas,” ujar Baiq Anita.

Sementara seringnya terjadi kekosongan blangko admin duk di Kantor Dinas Dukcapil dirinya menjawab kekosongan blangko itu bukan dari pihknya melainkan karena keterbatasan blangko yang di berikan oleh pemerintah pusat.

“Saya sudah melayani masyarakat dengan semaksimal dan semampu kami hanya saja blangko itu kami terima secara terbatas dari pusat,” tutup Baiq Anita (TN-03)

Related Articles

Back to top button