Ombudsman Ingatkan Sekda NTB Supaya Lepas jabatan Komisaris

Mataram, Talikanews.com – Ombudsman Perwakilan NTB, sarankan kepada Sekretaris Daerah (Sekda), Provinsi Nusa Tenggara Barat, H.L. Gita Ariyadi supaya melepas jabatan sebagai Komisaris salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Indonesia Tourism Development Coorporation (ITDC), karena dianggap merangkap jabatan. Dimana, jabatan Sekda tersebut merupakan pejabat publik jelas melanggar aturan.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB, Adhar Hakim menyampaikan, dalam pasal 17 Udang-Undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayang publik.

Di pasal itu dilarang rangkap jabatan, artinya memang salah satu posisinya harus ditinggalkan.

“Karena baru sehari butuh waktu mungkin, tapi saya yakin pak Gita memahami itu,” ungkapnya, Jumat (20/12).

Dikatakan Adhar, secara etika, pejabat publik juga memang tidak seharusnya rangkap jabatan, itu juga dilarang agar bisa fokus menjalankan tugas pada jabatan publik yang diemban, demi menciptakan pemerintahan yang baik.

Rangkap jabatan bagi pejabat publik juga rawan terjadinya konflik kepentingan, itulah sebabnya dilarang. Tapi sekali lagi Ombudsman yakin pak Gita memahami hal itu.

“Sebagai pejabat publik yang baik, Gita Ariyadi selaku Sekda sebaiknya segera melepas jabatan Komisaris di PT ITDC” terangnya.

Disinggung soal pendapat Guru besar Fakultas Hukum Universitas Mataram, Prof Zainal Asikin yang mengacu pada Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN jounto Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS, bahwa tidak melarang rangkap jabatan? Adhar menegaskan bahwa jawabannya pasal 17 Udang-Undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayang publik.

Sebelumnya Sekda NTB, HL Gita Ariyadi menyampaikan bahwa dirinya akan melakukan sesuatu yang tebaik dan fokus pada pekerjaan saat ini.

“Kita lihat proses waktu yang terbaik dulu. Saya akan lihat dan kaji aturan-aturan yang membolehkan dan melarang rangkap jabatan, karena masa periode sebagai Komisaris ITDC hingga 2020 dan saya harus siapkan pertanggungjawaban. Yang jelas fokus pada pekerjaan utama,” ungkapnya usai di Lantik, Kamis (19/12).

Ketika kembali dipertegas apakah akan mundur dari jabatan Komisaris ITDC? Gita tetap akan melihat proses waktunya, mana yang terbaik dan bagaimana serta lihat aturan-aturan. (TN-red)

Related Articles

Back to top button