Istri Gubernur NTB: Peningkatan SDM di Mulai Dari Unit yang Kecil

Mataram, Talikanews.com – Istri Gubernur NTB juga ketua TP. PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyampaikan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dimulai dari unit yang terkecil, yaitu keluarga. Hal itu disampaikan saat menghadiri giat Rencana Aksi Daerah (RAD) di Mataram, Kamis (12/12)

“Pembangunan SDM semuanya bermula dari keluarga. Karena, keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat, sebagai pembentuk individu-individu yang sangat berperan penting dalam peningkatan SDM,” ungkap Hj. Niken.

Dia mengatakan, NTB dinilai sebagai provinsi yang indeks ketahanan keluarganya masih sangat perlu ditingkatkan lagi. “Hal yang kita lakukan ini, memang tidak mudah, akan tetapi dengan kita bekerja sama, membuat rencana aksi bersama, maka akan mulai terlihat peta-peta yang akan menjadi acuan langkah berikutnya,” kata dia.

Niken mengapresiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTB yang telah menginisiasi rangkaian kegiatan dalam penguatan di hulu.

“Kita ini sedang memperbaiki secara sistemik, mulai dari hulu ke hilirnya. Apabila di hilirnya kita punya keluarga yang kuat, keluarga berketahanan maka, kita bisa cegah semua masalah masalah yang terjadi di hilir,” ujarnya.

Niken merasa bahagia atas konsistensi Provinsi NTB, di dalam melaksanakan ketahanan keluarga secara terkoordinasi.

“Kita harus terus saling berkoordinasi, saling menyemangati dan memotivasi, bahwa suatu saat nanti NTB akan menjadi suatu Provinsi yang memiliki keluarga-keluarga yang kuat dan tangguh sehingga SDM-nya pun menjadi SDM yang pula tangguh,” terang istri gubernur ini.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB, Ir. Andi Pramaria, menyampaikan bahwa RAD ini, guna mengetahui kondisi ketahanan keluarga dan menyusun aksi-aksi kegiatan yang akan dilakukan 2020 dan tahun-tahun berikutnya, dalam meningkatkan ketahanan keluarga di NTB. (TN-red)

Related Articles

Back to top button