Ada Dugaan Pungli Bantuan Ternak Sapi di Lombok Tengah

Lombok Tengah, Talikanews.com – Lembaga Swadaya Masyarakat GEMPAR NTB mencium adanya dugaan pengutan liar pada bantuan ternak sapi bagi masyarakat yang bersumber dari aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah melalui Dinas Pertanian dan Peternakan.

Dugaan pungutan atas bantuan ternak sapi bagi masyarakat itu diduga dilaksanakan oknum yang meminta uang tebusan sebesar Rp 3,5 juta per ekor.

Ketua LSM GEMPAR NTB Hamzan Halilintar mengatakan bantuan ternak sapi itu berasal dari aspirasi Dewan yang dititipkan melalui Dinas Pertanian dan Peternakan. Akan tetapi, sebelum batuan ternak ini disalurkan, terlebih dahulu masyarakat penerima dimintai uang sejumlah Rp 3,5 juta oleh oknum ketua kelompok ternak.

“Dari laporan yang saya terima, bahwa masyarakat dimintai uang sejumlah Rp. 3,5 juta oleh oknum ketua kelompok. Sehingga saya menduga ada oknum yang diatasnya bermain dalam pemberian bantuan ini,” ungkapnya, Rabu (11/12).

Akibat itu semua, Hamzan ancam gelar aksi ke Dinas Pertanian dan Perternakan untuk mempertanyakan dan mengusut tuntas siapa oknum dibalik ini dugaan pemungutan itu.

“Siapapun oknum yang bermain di dalamnya saya akan usut tuntas karena sudah merugikan masyarakat miskin,” kata dia.

Terkait hal itu, Kepala Dispertanak Loteng, Lalu Iskandar memaparkan bahwa, bantuan ternak sapi itu dari dua kegiatan. Pertama, dari aspirasi untuk Rumah Tangga Miskin (RTM), sedangkan kedua dari program pokir.

“Ini yang perlu kami ketahui, apakah yang dipungut itu dati program pokir atau RTM,” ujarnya.

Terkait dengan adanya oknum yang bermain di lapangan tidak diketahuinya. Akan tetapi, seandainya benar terjadi, jelas sangat di sayangkan. (TN-03)

Related Articles

Back to top button