Oknum Karyawati APS BIL Digerebek Warga, Diduga “Wik-Wik” dengan Pria Lain

Foto :Ilustrasi Pasangan selingkuh

Mataram, Talikanews.com – Salah seorang oknum karyawati Angkasa Pura Support (APS) Bandara Internasional Lombok, wanita berinisial MH (29), digerebek warga perumahan Lingkar Harmoni, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram karena diduga sedang asyik “Wik-Wik” dengan pria lain.

Kejadian memalukan ini terjadi Selasa malam (26/11) sekitar pukul 22.00 Wita.

Kasus ini bermula dari kecurigaan warga setempat atas gerak-gerik MH yang seringkali menerima tamu pria di rumahnya pada malam hari. Sementara warga mengetahui suami MH seringkali bertugas di luar Kota.

Pada Selasa malam, warga pun sepakat menyatroni. Dan benar saja, ada seorang pria yang datang menggunakan mobil, layaknya bertamu.

Namun, hingga pukul 22.00 Wita, tamu pria tidak kunjung pulang. Warga yang curiga kemudian mendatangi rumah MH.

Petugas Security perumahan, Saipul Rahman menjelaskan, dirinya kemudian mendatangi rumah MH dan mendapati pintu rumah tertutup, sementara gerbang sudah terkunci.

“Saya kemudian mengetuk gerbang berkali-kali, tapi tidak ada respons,” katanya.

Diduga saat didatangi, MH tengah asyik “wik-wik” bersama tamu pria yang bukan suaminya.

Saipul pun menggedor gerbang lebih keras, hingga akhirnya MH keluar menemuinya.

“Setelah bu MH keluar, beberapa menit kemudian ada laki-laki keluar dari
dalam rumah yang bukan suami atau keluarganya,” katanya.

Kepada dua pasangan bukan suami-istri itu, Saipul sebagai security mengingatkan tentang aturan jam malam dan batas waktu bertamu.

Usai mengingatkan, Saipul kembali ke Pos Security . “Tapi saya tunggu lebih dari 30 menit, ternyata tamu pria di rumah bu MH tidak juga keluar, karena mobilnya pun masih terparkir,” katanya.

Kesal lantaran teguran tak diindahkan, Saipul pun kembali mendatangi rumah MH untuk menegur lebih keras.

Kasus terebut pun mengundang reaksi warga setempat. Saipul kemudian melaporkannya ke Ketua RT terdekat.

Merasa kepergok warga, MH dan pasangan gelapnya langsung memilih keluar dari kompleks menggunakan mobil pria tersebut.

“Pria tersebut bersama ibu MH kemudian menghidupkan mobilnya untuk
keluar dari dalam komplek Perumahan Lingkar Harmoni pada pukul 22.43 Wita,” jelasnya.

Kasus “wik-wik” oknum karyawati APS Lombok ini juga dilaporkan ke pihak management APS

Kepala Cabang APS Bandara Lombok, Yoyok Krisdayanto membenarkan bahwa MH merupakan karyawati di APS Lombok.

Iya menyayangkan kasus tersebut jika benar terjadi, karena mencoreng nama perusahaan. Pihaknya pun segera mengambil tindakan tegas berupa sanksi administrasi terhadap MH.

“Kami sudah dapat ceritanya dan kami sayangkan kasus ini. Yang jelas saat ini sedang kami proses untuk tindakan administrasi bagi bu MH,” kata Yoyok, saat dihubungi, Kamis (5/12).

Menurut Yoyok, sanksi administrasi yang dijatuhkan bisa berupa non job. Tapi, hingga Kamis (5/12) masih dalam proses dan belum diputuskan.

“Kami sedang proses sanksinya hari ini. Nanti kami sampaikan jika sudah ada keputusan tetap,” tegas Yoyok. (TN-Red)

Exit mobile version