Pariwisata

Gubernur NTB Masih Kaji dan Pelajari Aset Daerah yang di Kontrak PT GTI

Mataram, Talikanews.com – Aset Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat di Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara, yang dikelola PT Gili Trawangan Indah (GTI) terus menjadi perhatian halayak ramai.

Termasuk, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih gencar bersafari ke daerah untuk mengecek aset-aset pemerintah yang bermasalah dan menemukan adanya aset milik pemerintah provinsi yang dikuasai perusahaan swasta.

Penguasaan aset oleh PT GTI, KPK sebut termaktub dalam kontrak dengan Pemprov NTB selama 70 tahun yang dibuat tanggal 12 April, nomor 1 tahun 1995. KPK mengecek pengelolaannya untuk mengetahui ada-tidaknya pelanggaran karena nilai asetnya sangat tinggi berdasarkan hasil peninjauan tim Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan (Korsupgah) KPK bersama Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejaksaan Tinggi NTB.

KPK juga sedang mendalami apakah ada wanprestasi dalam pengelolaan tersebut atau tidak. Karena, hal ini merupakan salah satu fokus tim KPK di NTB karena nilai aset yang dikuasai cukup signifikan. Dari hasil peninjauan dan sesuai dengan hasil penilaian ulang atas objek pajak oleh Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara pada tahun 2018, untuk luas lahan 65 hektare yang dikuasai PT GTI dengan nilai sekitar Rp 2,3 triliun.

Menurut Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) H Zainul Islam menyebut bahwa, selama ini PT GTI belum ada aktivitas seperti tertuang dalam kontrak kerjasama, akan bangun cottage dan fasilitas lainnya, namun hal itu tidak bisa dibuktikan sampai saat ini. Sehingga bisa dikatakan, KPK memiliki pemikiran yang sama yakni pemutusan kontrak kerjasama tersebut. Adapun dasar hukumnya yakni, PT GTI tidak melaksanakan kewajiban sesuai perjanjian.

“Secara umum seperti itu hasil rekomendasi yang diberikan KPK. Namun, kita tidak bisa mengambil keputusan sendiri karena sudah ada tim penyelesaian GTI yang dibentuk oleh Gubernur diketuai penjabat Sekda dalam hal ini, H Iswandi,” kata dia.

Terkait hal iru, Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah dikonfirmasi soal aset yang dikelola PT GTI juga rekomendasi KPK tersebut mengatakan, sedang dikaji dan dipelajari semuanya.

Disinggung adanya informasi bahwa Gubernur sempat turun ke Gili Trawangan untuk bertemu masyarakat? Sapaan Dr Zul itu membantah hal tersebut.

“Nggak ke Gili Trawangan,” tutupnya.(TN-red)

Tags

Related Articles

Back to top button