Pemerintahan

Serahkan DIPA 2020, Gubernur NTB Imbau Agar Pemda Lakukan Lelang Awal Tahun

Lombok Barat, Talikanews.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2020 secara simbolis kepada Pemerintah Daerah se-Nusa Tenggara Barat, di Whyndam Hotel, Sekotong, Lombok Barat, Selasa (26/11).

Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan bahwa Presiden telah melakukan transfer anggaran kepada Gubernur se-Indonesia pada 14 November 2019. Selaku wakil pemerintah pusat di daerah, gubernur bertugas menyerahkan DIPA APBN kepada seluruh satuan kerja dan instansi vertikal, pemerintah kabupaten/ kota di Provinsi NTB.

“Kemarin saat arahan di Istana, Presiden berpesan agar lelang-lelang tidak lagi dilaksanakan pada akhir tahun. Kita harus berani melelang di awal tahun, sehingga semua proyek di kab/kota bisa segera dilaksanakan,” ungkapnya.

Dengan lelang di awal tahun, dirinya optimis pengelolaan Keuangan di Pemerintah Daerah akan jauh lebih baik.

“Saya yakin, kita harus berani mencoba. Mudah-mudahan dengan terus kita bersama dan kita berjumpa. NTB yang lebih baik senantiasa mampu kita wujudkan,” kata dia.

Untuk diketahui, bagian dari Belanja Negara Tahun 2020 yang akan direalisasikan di wilayah Provinsi NTB mencapai Rp26,08 Triliun. Angka ini meningkat 5,46 persen dari tahun 2019 (Rp24,73 Triliun).

Dari anggaran untuk NTB tersebut, sebesar Rp 9,78 triliun merupakan Belanja Pemerintah Pusat. Angka Rp 9,78 triliun ini meningkat 8,91 persen dari tahun 2019. Anggaran tersebut dialokasikan kepada Kementerian Negara/Lembaga. Sementara, Rp 16,31 triliun dialokasikan untuk Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Dana Desa Tahun 2020 untuk desa-desa di Provinsi NTB dialokasikan sebesar Rp 1,23 Triliun (meningkat 4,40 persen dari alokasi APBN 2019 Rp 1,18 Triliun). Alokasi yang meningkat tersebut telah sejalan dengan tren peningkatan secara nasional.

Khusus TKDD, alokasi terbesar diterima Pemerintah Provinsi NTB sebesar Rp3,8 Triliun dan terendah di Kota Bima sebesar Rp 691.6 Miliar. Komponen TKDD terbesar adalah DAU dengan total alokasi Rp 9,08 triliun dan terendah adalah DBH SDA sebesar Rp 358,5 miliar.

Sedangkan untuk Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp1,2 triliun, dengan alokasi terbesar di Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp 316,3 miliar dan terendah di Kabupaten Sumbawa Barat sebesar Rp 62,5 miliar.

Berikut Rincian Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di Provinsi NTB Tahun 2020:

1. Provinsi NTB Rp.3.848.042.987 Triliun
2. Kabupaten Bima Rp.1.582.716.411 Triliun
3. Kabupaten Dompu Rp.910.862.902 Miliar
4. Kabupaten Lombok Barat Rp. 1.398.722.940 Triliun
5. Kabupaten Lombok Tengah Rp.1.828.847.123 Triliun
6. Kabupaten Lombok Timur Rp.2.089.474.865 Triliun
7. Kabupaten Sumbawa Rp. 1.451.631.116 Triliun
8. Kota Mataram Rp. 919.256.697 miliar
9. Kota Bima Rp. 691.650. 423 miliar
10. Kabupaten Sumbawa Barat Rp. 848.386. 635 Miliar
11. Kabupaten Lombok Utara Rp. 736.420.534 Miliar

Acara Penyerahan DIPA TA. 2020 ini turut dirangkaikan dengan penandatangan Kesepakatan bersama sistem penyediaan air minum (SPAM) Regional yang ditandatangani para kepala daerah.

Acara penyerahan DIPA petikan Tahun Anggaran 2020 tersebut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB, perangkat daerah serta instansi vertikal Provinsi NTB serta bupati/walikota se-Provinsi NTB.(TN-Red)

Related Articles

Back to top button