Bupati Loteng Tak Mau Korbankan Nasib Masyarakat Lingkar Pasar Hewan Batunyala

Lombok Tengah, Talikanews.com – Hajatan pemerintah daerah Kabupaten Lombok Tengah menyatukan pasar hewan Batunyala Kecamatan Praya Tengah dengan pasar hewan yang ada di Desa Barabali Kecamatan Batukliang menuai jalan buntu.

Bupati Loteng, H. Moh Suhaili FT mengaku, untuk menyatukan pasar hewan Batunyala dengan pasar hewan yang ada di Desa Barabali memang butuh proses dan itu tidak mudah seperti di pikirkan. Karena, didalamnya menyangkut hajat hidup masyarakat banyak yang mencari rizki di pasar hewan tersebut.

“Ia memang tidak semudah yang kita bayangkan ketika kita ingin merelokasi pasar hewan yang ada di Desa Batunyala ke pasar hewan Barabali walaupun dengan tujuan yang lebih baik.” ungkapnya Rabu (20/11).

Suhaili mengatakan, kalaupun demikian, bukan berarti diam terhadap persoalan yang ada, malah pemerintah daerah terus melakukan pendekatan sambil memberikan pemahaman kepada masyarakat yang berjualan di sana, akan dampak dari keberadan pasar hewan yang ada di Desa Batunyala itu terhadap pariwisata kedepan.

“Sebagai pemerintah tidak boleh memaksakan kehendak untuk mencapai tujuaan dengan mengorbankan masyarakat, harus dengan penuh kesabaran dan pendekatan dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat yang mencari rizki disana akan dampak dari pasar hewan ini terhadap pariwisata,” kata dia.

Bukan hanya itu saja pihaknya juga terus berfikir dan mencari solusi supaya relokasi pasar itu berjalan lancar dan tidak menimbulkan permasalahan baru di tengah masyarakat. Sehingga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berjualan sambil di carikan solusi terbaik.

“Kita berpikir arif dan bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan yang berbeturan dengan kepentingan masyarakat banyak,” tutupnya (TN-03)

Related Articles

Back to top button