Kades Tumpak Tuding Pemkab Loteng Sepelekan Kondisi Jalan

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kondisi ruas jalan di Desa yang cukup memperihatinkan. Terlebih, ruas jalan penghubung antar tiga desa, yakni Desa Tumpak, Desa Pengembur dan Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut butuh perhatian. Kondisi itu terkesan di sepelekan oleh pemerintah kabupaten, tidak segera diperbaiki.

Kepala Desa Tumpak, Rosadi menyayangkan sikap Pemerintah Daerah Loteng yang seolah olah menyepelekan persoalan ruas jalan yang rusak tersebut. Karena sampai hari ini, Pemda Loteng belum juga memperbaiki akses jalan penghubung antar 3 desa itu.

“Sampai detik ini belum ada kejelasan dari pemerintah daerah. Cukup di sayangkan. Apakah jalan ini akan dikerjakan atau tidak, supaya masyarakat bisa ambil sikap,” ungkapnya Senin (11/11).

Dia mengaku, ruas jalan tersebut merupakan akses penunjang roda perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat Desa Tumpak. Selain itu juga merupakan jalur pariwisata menuju kawasan pantai selatan, baik yang ada di Kecamatan Pujut dan Praya Barat. Seperti Pantai Mawun, Pantai Tampah, Pantai Lancing dan sebagainya.

“Jalan ini merupakan tanggung jawab kabupaten. Jadi kami tidak bisa mengerjakannya dengan Dana Desa” katanya.

Rosadi sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan ke Pemkab, namun usulan itu tidak pernah di indahkan. Malah perbaikan yang dilakukan Pemkab tidak sampai ke Desa Tumpak, hanya dikerjakan sampai desa persiapan Kerame Jati. Padahal masyarakat Desa Tumpak berharap jalan itu di pebaiki sampai desa Tumpak.

“Sudah 2 kali saya menghadap ke Dinas terkait, tapi hanya janji-janji melulu. Malah dijanjikan tahun 2019 ini tapi, sampai penghujung tahun pun belum ada kejelasan” tuturnya.

Akibat itu semua, masyarakat Desa Tumpak selalu menanyakan perbaikan jalan tersebut. Bahkan masyarakat meminta agar Pemdes melakukan perbaikan menggunakan Dana Desa (DD). Mengingat jalan tersebut merupakan kebutuhan masyarakat yang harus segera teratasi.

“Karena saking di butuhkannya jalan ini, sebagian besar masyarakat rela DD di anggarkan untuk pengerjaan jalan itu, walaupun jalan ini merupakan wewenang kabupaten, jadi kami berharap pihak terkait segera mengambil tindakan terhadap kondisi jalan ini,” ujarnya.

Dia berharap persoalan ini segera mendapatkan jawaban dari Pemkab. Karena masih banyak jalan-jalan kabupaten yang belum teratasi di wilayah Pujut. Seperti jalan penghubung tiga desa dan juga jalan penghubung Desa Tumpak dengan Desa Prabu.

“Kondisi jalan ini bisa dikatakan rusak berat. Jadi kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan sesegera mungkin kalau tidak saya akan turun bersama masyarakat untuk menyuarakn persoalan ini,” pungkasnya(TN-03)

Related Articles

Back to top button