Politik

Reses, Dewan NTB Ini Ingin Dorong Perekonomian Kaum Perempuan

Lombok Barat, Talikanews.com – Serapan aspirasi yang dilakukan oleh salah seorang Anggota DPRD NTB, Daerah Pemilihan Lobar-KLU yakni Sudirsah Sujanto, akan memperjuangkan kaum ibu – ibu dalam hal peningkatan perekonomian melalui kelompok usaha kecil menengah.

Pada reses sebelumnya, di wilayah Lombok Utara dan sebagain di Lombok Barat. Sudirsah menerima berbagai usulan dan masukan dari masyarakat seperti ingin dibangunkan sumur bor, lampu penerangan jalan, aspal dan irigasi.

Saat Reses bersama masyarakat di Banjar Griya Pramana Asri, Dusun Aiq Genit, Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat. Disana, konstituennya dari kalangan Ibu-ibu rumah tangga ingin mendapatkan pembinaan khusus bentuk kelompok usaha kue untuk peningkatan perekonomian.

“Saya ingin ada pembinaan Kelompok usaha bagi kaum ibu – ibu untuk mendorong perekonomi masyarakat yang sampai saat ini belum mendapatkan sentuhan, misal usaha buat jajan atau kue, dan lain sebagainya” ungkap Ibu Evi saat usulkan keinginan para ibu- ibu setempat pada reses, Jum’at (8/11).

Tidak hanya itu, masyarakat Dusun Aiq Genit itu ingin diberikan bantuan alat musik seperti Bala Ganjur, kemudian perbaikan draenase, rabat jalan menuju Bale Banjar dan lampu jalan.

Mendengar usulan masyarakat tersebut, Politisi Gerindra itu menyampaikan akan mengupayakan semaksimal mungkin apa yang diusulkan masyarakat itu ketika diluar Komisi yang dipegang. Misal, usulan menyangkut pembinaan kelompok usaha jajan, yang merupakan ranah Komisi II yang membidangi perekonomian.

“Saya akan usahakan nanti melalui teman-teman di Fraksi yang duduk di Komisi II agar usulan Ibu-Ibu bentuk kelompok usaha demi mendorong perekonomian masyarakat tersebut,” kata Sudirsah yang duduk di Komisi IV itu memberikan pemahaman kepada masyarakat saat Reses pada sidang III tahun 2019 ini.

Dia mengaku, ada memang beberapa permintaan masyarakat yang bukan domain Komisi IV seperti pembinaan kelompok ternak dan kelompok usaha kue. Usulan itu programnya ada di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, kemudian Dinas Perindustrian yang merupakan leding sektor Komisi II. Namun, dirinya akan sampaikan usulan itu lewat teman-teman Fraksi yang ada di Komisi tersebut untuk disampaikan nantinya pada OPD leding sektor.

“Permintaan diluar leding sektor Komisi IV, akan dikoordinasikan dengan OPD setelah kegiatan reses ini. Yang jelas dikomunikasikan dengan anggota Fraksi Gerinda yang tersebar di masing-masing Komisi,” kata dia.

Dirinya juga akan usulkan permintaan masyarakat tersebut saat pembahasan Badan Anggaran bersama eksekutif nanti.

Sudirsah kembali mengulas wilayah yang sangat membutuhkan Sumur Bor itu saat Reses hari ini Rabu (6/11) di Desa Mareje, Kecamatan Lembar. Dusun tersebut kondisi masyarakat cukup memperihatinkan akan kebutuhan air.

Politisi Gerindra yang duduk di Komisi IV itu bicara soal lampu penerangan jalan yang kerap dikeluhkan seperti di dijalan Provinsi. Dimana, terdapat lampu penerangan jalan umum (PJU) terpasang namun tidak berfungsi alias tidak menyala seperti di jalan Tanjung- Bayan. Kondisi itu akan ditekan di Komisi bidang infrastruktur yakni di Komisi IV.

“Yang jelas, mereka begitu semangat sampaikan kondisi real dilapangan terutama kebutuhan vital yakni Sumur Bor, Jambanisasi, program reboisasi, Perpipaan, dan ingin memajukan kesenian budaya. Termasuk kondisi lampu,” tutupnya saat bersama tokoh masyarakat seperti Ketut Jaya Mahendra, Ketua Banjar, I Wayan Budiarta dan I Wayan Pica Partayasa. (TN-04*)

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!