Politik

Sumur Bor, Lampu Jalan dan Pembinaan Muncul di Reses Sudirsah Sujanto

Lombok Utara, Talikanews.com – Reses pada sidang III tahun 2019 yang dilakukan oleh Anggota DPRD NTB, Sudirsah Sujanto di Daerah Pemilihan Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) banyak usulan bermunculan.

Adapun usulan konstituennya yang paling mendominasi yakni menyangkut kekeringan sehingga butuh pembangunan Sumur Bor, kemudian pengaspalan jalan, lampu jalan dan pembinaan Kelompok baik kelompok tani maupun kelompok masyarakat lainnya.

“Saya reses di 10 titik, tujuh diantaranya 7 di KLU dan tiga titik di Lobar,” ungkapnya, Kamis (7/11).

Dia memaparkan, reses yang digelar di Lobar mengambil wilayah kecamatan Lembar, Kecamatan Lingsar dan Kecamatan Batu Layar. Sedangkan di Lombok Utara di wilayah Kecamatan Kayangan, Tanjung dan Gangga.” Yang paling banyak keluhan soal kekeringan sehingga banyak masyarakat meminta pembangunan Sumur Bor dan Irigasi,” kata dia.

Politisi Gerindra yang duduk di Komisi IV itu menjelaskan soal lampu penerangan jalan yang kerap dikeluhkan seperti di dijalan Provinsi. Dimana, terdapat lampu penerangan jalan umum (PJU) terpasang namun tidak berfungsi alias tidak menyala seperti di jalan Tanjung- Bayan.

Dia mengaku, ada beberapa permintaan masyarakat yang bukan domain Komisi IV seperti masyarakat ingin pembinaan kelompok ternak berupa bantuan ternak. Dimana, yang punya program itu Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang merupakan leding sektor Komisi II. Namun, dirinya akan sampaikan lewat teman-teman Fraksi yang ada di Komisi terkait untuk disampaikan OPD leding sektor.

“Permintaan diluar leding sektor Komisi IV, akan dikoordinasikan dengan OPD setelah kegiatan ini. Yang jelas dikomunikasikan dengan Fraksi Gerinda karena, Anggota Fraksi tersebar di masing-masing Komisi,” cetusnya.

Kalau melalui rekan-rekan Fraksi tidak bisa, akan diusulkan saat pembahasan Badan Anggaran bersama eksekutif terkait permintaan masyarakat tersebut.

Sudirsah menambahkan wilayah yang sangat membutuhkan Sumur Bor itu saat Reses hari ini Rabu (6/11) di Desa Mareje, Kecamatan Lembar. Dusun tersebut kondisi masyarakat cukup memperihatinkan akan kebutuhan air.

Saat Reses, hadiri Ketua MBI Lobar, Kadus Ganjar, Kadus Tendaun, Lembaga Adat, tokoh Masyarakat, WBI, tokoh Agama juga tokoh pemuda.

“Mereka begitu semangat sampaikan kondisi real dilapangan terutama kebutuhan vital yakni Sumur Bor, Jambanisasi, program reboisasi, Perpipaan, dan ingin memajukan kesenian budaya,” tutup politisi Gerindra ini (TN-04*)

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!