Kapolres Loteng Ingin Jajarannya Mampu jadi Konsultan yang Solutif

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kepala Polisi Resort Lombok Tengah, AKBP Budi Santosa, inginkan semua jajarannya di Polres Loteng mampu menjadi konsultan yang solutif, menjamin kualitas kinerja sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik.
Hal itu katakanya karena tanggungjawab suatu jabatan adalah amanah sekaligus kepercayaan, didalamnya mengandung konsekuensi yang tidak ringan.
“Jadilah penggerak revolusi mental yang bertanggungjawab karena kita memegang sekaligus kepercayaan,” ungkapnya saat serah terima jabatan tiga perwira di Mapolres Loteng, Selasa (4/11)
Dia mengatakan, sertijab ini merupakan kebutuhan organisasi, agar selalu fresh dan semakin optimal dalam melayani setiap kebutuhan masyarakat yang semakin hari samaki komplek dan tidak bisa dibendung lagi.
“Mutasi hal lumrah di kalangan Polri. Karena, setiap pejabat Polri dituntut untuk dapat menampilkan kinerja terbaik sebagai pengayom dan pelayan masyarakat agar terwujudnya perubahan yang lebih,” kata dia.
Terlebih lanjut Budi, Lombok Tengah akan menjadi gerbang masuk pariwisata. Untuk itu, semua petugas keamanan jajaran Polri bersama elemen masyarakat menjaga keamanan.
“Jaga kondusifitas keamanan karena Lombok Tengah ini akan menjadi tujuan wisatawan dengan adanya perhelatan MotoGP,” ujar dia
Budi Santosa mengapresiasi dan berterimakasih atas kinerja ketiga perwira yang selama ini telah menjalankan tugas dengan baik seperti IPTU. Syamsurrijal kini akan bertugas di Polda NTB.
Untuk diketahui, tiga perwira lingkup Polres Lombok Tengah yang dirombak yakni IPTU Gede Gisiyasa jabatan sebelumnya Kaurbinops Satreskrim Polres Lombok Tengah kini diangkat menjadi Kapolsek Batukliang.
Sementara Kapolsek Batukeliang yang dijabat IPTU. Syamsurrijal, kini pegang jabatan PS Paur Subbaganev Bagbinopsnal Ditpamobvit Polda NTB.
Kemudian Kasat Binmas Polres Lombok Tengah, AKP Herman dimutasi menjadi Kapolsek Pujut. Penggantinya adalah IPTU Wahyu Indrawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Narkoba Sumbawa Barat.
Sertijab itu berlangsung Senin (4/11) kemarin sesuai dengan keputusan Kapolda NTB nomor : KEP/445/X/2019 tanggal 23 Oktober 2019 tentang pemberhentian dari dan pengakatan dalam jabatan lingkungan Polda NTB. (TN-03)





