Samota dan Mandalika Harus Dipacu, Gubernur NTB: Jadikan Kawasan Ramah Investasi

Mataram, Talikanews.com – Kawasan Samota yang ada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat didesain jadi kawasan ramah investasi. Terlebih, kawasan tersebut sudah menjadi cagar biosfer dunia.
Samota yang merupakan akronim dari Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Tambora merupakan wilayah yang sangat kaya dengan sumber daya alam. Potensi tersebut harus memberi manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar.
Adanya rencana bahwa kawasan Samota akan dijadikan ramah investasi terkemuka dalam acara silaturahim Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dengan Mantan Wakil Gubernur NTB Ir. H. Badrul Munir, di Ruang Kerja Gubernur NTB , Selasa, (5/11).
Pada kesempatan itu, Gubernur NTB mengungkapkan bahwa kedua kawasan super prioritas di NTB itu, yaitu Mandalika dan Samota harus terus dipacu.
“Mari kita terapkan secara konsisten pembangunan Samota tersebut yang berbasis kepada masyarakat tentunya dengan mengembangkan sumber daya lokal,” ungkapnya.
Sapaan Dr Zul itu berharap aktivitas ekonomi masyarakat di Samota memasuki proses industrialisasi. Misalnya, produksi Ikan menjadi tepung Ikan.
“Kalau kita kelola melalui proses industrialisasi, maka akan terjadi nilai tambah pada pendapatan masyarakat kita,” kata dia.
Sementara itu H. Badrul Munir menjelaskan bahwa, semua komoditas yang ada di Samota itu akan diolah di dalam daerah. Menurutnya, dengan diolahnya komoditas tersebut, selain menambah pendapatan masyarkat, tentunya Provinsi NTB tidak akan mengimpor barang mentah.
“Kita punya Kopi Tambora, kita juga punya Mente, semuanya kita oleh disini untuk selanjutnya kita machingkan dengan enam program strategis NTB Gemilang,” ujarnya.
Lebih jauh BM sapaan akrab Badrul Munir mengatakan bahwa, Samota harus menjadi kawasan yang ramah investasi. Selain itu Samota juga harus menjadi salah satu basis industrialisasi komoditas lokal.
“Samota ini kita hajatkan untuk memperkuat kawasan wisata dengan didukung daya tarik dari Pulau Moyo, Teluk Saleh, dan Tambora,” tambahnya
Badrul Munir yang menjabat sebagai Wakil Gubernur NTB periode 2008-2013 ini berharap, agar Samota tersebut bisa menjadi kawasan yang maju.
“Apapun yang kita lakukan, penerima manfaat dari Samota ini harus masyarakat,” tutupnya (TN-04)





