Akibat Suhu Udara Panas, Musim Hujan di NTB Mundur

Mataram, Talikanews.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Lombok Barat menyebutkan, dari hasil pantauan, suhu hari Senin tanggal 28 Oktober 2019 pukul 12.00 WITA di Stasiun Klimatologi Lombok Barat sudah menunjukkan angka 34 Derajad Celsius.

“Dibandingkan suhu tanggal 27 Oktober di angka 35.6 Derajad Celsius. Begitu juga tanggal 21 Oktober di angka 37.8 Derajad Celsius dan tanggal 19 Oktober di angka 37.2 Derajad Celsius. Artinya lebih panas sebelumnya,” ungkap Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Restu Patria Megantara, Senin (28/10).

Dia menjelaskan, suhu udara di NTB terasa lebih panas di bulan Oktober disebabkan pada bulan Oktober ini, Matahari akan berada tepat di atas wilayah NTB (Kulminasi) akibat dari gerak semu Matahari.

Dari pantauan BMKG Stasiun Klimatologi, suhu udara tahun ini memang lebih panas dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karena sangat kurangnya curah hujan maupun awan di wilayah NTB sehingga suhu udara terasa lebih panas dan kering.

“Normalnya bulan Oktober ini sudah mulai ada hujan khususnya di Pulau Lombok, dan bulan November normalnya sebagian besar wilayah NTB khususnya Pulau Lombok sudah memasuki musim hujan. Tapi, tahun ini sedikit berubah,” kata dia.

Ia menambahkan musim hujan tahun ini diprakirakan akan mundur (datang lebih lambat) dibandingkan dengan normalnya,
Oleh karena itu, pantauan BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat melihat bahwa musim kemarau di NTB masih akan berlangsung hingga November 2019.

“Untuk tahun ini, dari monitoring kami di BMKG sampai pertengahan November peluang hujan di NTB masih rendah,” tuturnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar beradaptasi dengan kondisi cuaca yang sangat panas dan kering seperti sekarang ini. Terutama, jika beraktifitas di luar ruangan, dengan mundurnya musim hujan juga dihimbau agar mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan yang masih mungkin terjadi di periode musim kemarau ini. (TN-04)

Exit mobile version