Pemprov NTB Direct Flight Penerbangan Langsung ke Brunei 

Mataram, Talikanews.com – Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya membangun daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain menghadirkan industri pengolahan, Direct Flight atau penerbangan langsung ke Brunei Darussalam bahkan sejumlah dari berbagai negara pun digagas.

Beberapa waktu lalu, penerbangan langsung Lombok-Jeddah, sudah disepakati Lion Group yang akan dibuka tanggal 4 Desember mendatang. Kini, Pemerintah Provinsi NTB bekerjasama dengan Kedutaan Besar Indonesia untuk Brunei Darussalam akan menggagas penerbangan langsung dari NTB ke Brunei dan sebaliknya.

“Ini muncul setelah pertemuan Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko, MA,” ungkap Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah, saat menerima kunjungan kerja di ruang kerja Wagub NTB, Jum’at (25/10).

Rohmi menyambut baik rencana dibukanya penerbangan langsung itu. Sebab, dampaknya bagi masyarakat sangat terasa.

“Pak Dubes memilih NTB tepat sekali untuk direct flight,” ungkapnya.

Dia mengatakan, NTB memiliki potensi pertanian yang bisa dipasarkan di mancanegara. Hanya saja, hasil pertanian itu tidak dikirim dalam bentuk mentahan.

Namun akan diolah dan dikemas dengan baik, baru diekspor. Sehingga akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Karena itu, Wagub meminta jajaran Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti rencana tersebut.

Disatu sisi, Sujatmiko menjelaskan pembukaan penerbangan langsung ini untuk mendukung pembangunan NTB saat ini, khususnya di bidang pariwisata dan pertanian. Apalagi katanya, NTB merupakan salah satu destinasi wisata halal terbaik dunia. Sejalan dengan Brunei Darussalam yang baru saja menerapkan Hukum Syari’at Islam.

“Kita ingin pesawat kita yang terbang ke sana. Seperti Garuda atau Citilink,” jelas Dubes yang bermarkas di Bandar Seri Begawan itu.

Untuk memuluskan rencana tersebut, ia mengaku telah berbicara dengan berbagai pihak, seperti Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan, CEO Garuda serta pihak-pihak terkait. Bahkan pemerintah Brunei Darussalam pun sudah menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Sekarang kita tinggal kalkulasi bisnisnya,” ungkapnya.

Ia menilai, dengan dibukanya penerbangan ini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke NTB. Tidak hanya warga Brunei Darussalam, tapi warga dunia yang berkunjung ke Brunei pun bisa langsung ke NTB.

Selain itu katanya, potensi pertanian, perikanan kelautan dan hasil industri kreatif masyarakat di NTB pun dapat dipasarkan di negara yang berpenduduk sekitar 440.000 jiwa itu. (TN-04)

Related Articles

Back to top button