Istri Gubernur NTB Bahas angka PMKS dan Akreditasi LKSA

Mataram, Talikanews.com – Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, hadiri bimbingan manajemen perencanaan organisasi terakreditasi bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Provinsi NTB, Selasa (22/10).

Pada kesempatan itu, Istri Gubernur NTB ini juga data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di NTB bulan Agustus 2019, tercatat kurang lebih 576.465 orang dari 26 jenis PMKS, kemudian Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) sebanyak 227 LKSA.

Hj. Niken menjelaskan, setahun terakhir LKKS sudah melaksanakan beberapa kegiatan, salah satunya adalah bimbingan manajemen akreditasi LKSA. Hal ini dalam membimbing dan membantu seluruh LKKS di kabupaten/kota, untuk saling mengatur dan mengelola kesejahteraan yang lebih baik dan lebih profesional dalam menjalankan tupoksi.

“Melihat data itu, sasaran binaan kurang lebih 11.350 orang anak. Sementara, jumlah LKSA yang sudah terakreditasi masih sangat minim. Maka kedepannya harus sudah ada peningkatan LKSA yang terakreditasi,” ungkapnya.

Dia mengaku, kegiatan bimbingan manajemen akreditasi LKSA serta sejumlah kegiatan lainnya akan menunjukkan tingkat profesionalisme LKKS sebagai pelayan masyarakat. Niken berharap agar peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga pada saat kembali ke kabupaten/kota masing-masing, bisa menjadi inspirasi bagi LKSA yang lain.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Dra. Hj. T. Wismaningsih Drajadiah berharap dengan adanya kegiatan tersebut mampu meningkatkan kualitas SDM LKSA yang hadir.

“Semua SDM yang terkait dalam pelayanan kesejahteraan sosial harus terakreditasi, karena hal tersebut adalah tuntutan untuk pelayanan yang profesional,” tuturnya.

Wismaningsih enambahkan bahwa Pemerintah Provinsi sudah melaunching Kartu Identitas Anak Yatim Piatu (KIAP) dengan memberikan sebanyak 219 KIAP bersama Bank NTB yang berfungsi sebagai ATM dan pelayanan sosial yang lainnya. Dalam pengelolaannya akan tetap bersama-sama dengan LKSA.

“Pesertanya sebanyak 30 orang dari LKSA se-NTB dan akan mengikuti berbagai macam kegiatan serta menerima materi dari pihak penyelenggara,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button