Politik

Jika Pimpinan AKD di Borong Enam Parpol, Fraksi PAN DPRD NTB Ancam Bikin Gaduh 5 Tahun

Mataram, Talikanews.com – Kesepakatan berkoalisi enam parpol di DPRD NTB untuk memborong seluruh pimpinan alat AKD didalamnya ada Partai Golkar, Gerindra, PKS, PPP, Demokrat dan PKB.

Hal itu memancing reaksi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) bahkan tuding bahwa ada konspirasi jahat dilakukan politisi yang mengaku dirinya besar. Jika itu benar terjadi, Farksi PAN ancam bikin gaduh selama 5 Tahun.

Anggota Fraksi PAN di DPRD NTB, H Najamudin mengatakan, Fraksi PAN memandang biasa soal libat, di libatkan dalam pembagian jatah AKD dan itu hal biasa. Namun, perlu di ingat, karena Politisi dan Partai ada dalam satu Bus, sebaiknya di omongin ketika mau mengambil keputusan, karena ada etika dan ada norma yang harus dikedepankan.

“Jangan ada saling meninggalkan, jangan ada kata borong, kayak dagangan saja, sebaiknya gunakan azas porsi, ketika mau tentukan sesuatu,” ungkapnya Kamis (10/10).

Menurutnya, Fraksi PAN memiliki Lima anggota, kalau tidak mendapatkan jatah ketua, bisa diposisikan jadi wakil dan perlu di ingat, periode sebelumnya PAN itu pernah pegang jabatan ketua Komisi I bidang Polhukam.

“Ingat pesan Gubernur NTB, di politik itu Gajah bisa dikalahkan oleh Semut. Kalau 3 Fraksi ditinggalkan ada 19 orang nantinya yang bisa buat gaduh Gedung DPRD ini,” ancam dia.

Dia melihat ada egoisme bagi partai besar, namun semua itu akan dilawan kalau benar partai besar itu memborong pimpinan AKD.” Saya akan lawan mereka kalau terjadi, kalau belum iya kita biarkan saja,” katanya.

Mantan ketua DPW PKB NTB itu menambahkan, pembagian pimpinan AKD juga belum dibahas yang rencananya akan di bahas Kamis (10/10). Dimana, dalam pembahasan nanti jelas meminta pendapat dan pertimbangan partai lain yang disebut koalisi.

“Nanti aja kita lihat. Kalau benar sudah dibagi, jelas yang 19 orang ini bakal bikin gaduh terus selama 5 tahun di DPRD NTB ini,” tutupnya (TN-04)

Related Articles

Back to top button