Nasional

Warga Wamena Asal NTB Berangsur Dipulangkan, 58 Orang Pilih Menetap

Mataram, Talikanews.com – Warga Wamena asal NTB, berangsur di pulangkan oleh pemerintah provinsi NTB. Sebanyak 58 orang memutuskan tinggal menetap beralasan tidak bisa meninggal tugas sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Aparat Keamanan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Hj T Wismaningsih menyampaikan, pada kelompok penerbangan pertama dipulangkan sebanyak Delapan orang pada Jumat lalu asal Lombok Tengah dan Lombok Timur. Kemudian dilanjutkan Kloter kedua asal Sumbawa sebanyak Empat orang yang tiba di BIL Sabtu malam (05/10) pukul 20.05 wita yang diantar oleh Kabid Linjamsos Dinas Sosial diterima pihak keluarga mereka.

“Alhamdulillah proses pemulangan berjalan lancar, tinggal menunggu kloter berikutnya,” ungkap dia Minggu (06/10).

Kepulangan Empat orang itu dijemput keluarga mereka di BIL rute Jayapura – Makasar – Denpasar – Lombok.
Adapun identitas Empat orang tersebut yakni, Reka Novia Rengganis (29), kemudian Khairunnisa Islami (13), Sofia (3) dan Adet Irawan (25).

Wismaningsih menjelaskan, data sementara warga Wamena asal NTB sebanyak 198 orang. Sebanyak 32 orang melakukan evakuasi secara mandiri. Sedangkan yang dipulangkan ke NTB sebanyak 108 orang dan bertahan di Wamena dan sekitarnya sebanyak 58 orang.

Wismaningsih merincikan jadwal kepulangan, dari 108 orang ke NTB, Lima orang asal Sumbawa dipulangkan tanggal 3 Oktober, Tiga orang Lombok Timur pada tanggal 4 Oktober, 5 orang asal Lombok Tengah juga tanggal 4 Oktober.

Selanjutnya sebanyak 50 orang asal Kabupaten Bima dipulangkan tanggal 6 Oktober, 27 orang lagi asal Kabupaten Bima tanggal 7 Oktober , Tiga orang lagi asal Lombok Timur tanggal 7 Oktober.

Sebanyak Tujuh orang Sumbawa, Dua orang sudah pulang tapi belum terkonfirmasi tanggal kepulangnya, Lima orang belum ada jadwal. Selanjutnya Empat orang asal Kota Bima belum ada jadwal begitu halnya Empat orang asal Dompu belum ada jadwal.

“Khusus indentitas 58 orang yang tidak mau pulang karena status PNS dan aparat keamanan kita belum dapat daftar nama mereka,” tutupnya.(TN-04)

Related Articles

Back to top button