Dewan NTB: Gubernur Jangan Berwacana, 10 Orang Meninggal di Wamena

Mataram, Talikanews.com – Sikap Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah yang memerintahkan Dinas Sosial untuk evakuasi cepat warga NTB yang ada di Wamena Papua mendapat kritikan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB. Bagaimana tidak, sebanyak 10 orang warga asal Bima meninggal dunia di Wamena.
Wakil ketua DPRD NTB, H Mori Hanafi menyayangkan perintah Gubernur itu. Mestinya, yang turun melihat kondisi dan evakuasi warganya adalah Gubernur dan Bupati bersangkutan, bukan perintahkan kepala Dinas Sosial.
“Jangan-jangan Nggak sampai Wamena, mungkin sampai di Jayapura saja. Kan tidak ada ada pesawat komersil disana, kecuali gunakan pesawat Hercules,” ungkapnya Senin (30/9).
Politisi Gerindra itu mengatakan, semua warga yang ada di Wamena mau pulang karena kondisi disana sudah hancur. Semua fasilitas seperti kantor Bupati juga hancur, yang masih tersisa hanya kantor Polisi dan Kodim.
“Bantuan yang diharapkan saat ini, mereka mau pulang. Tapi hanya satu jalan yakni gunakan pesawat Hercules, kendala Hercules itu hanya bsia dipakai bagi orang meninggal saja dan punya jadwal 2x seminggu,” kata dia.
Mori menjelaskan, semua pendatang dari daerah lain mau keluar dari Wamena, karena sudah tidak bada fasilitas pelayanan dan aktifitas disana. Dia melihat langkah dari pemerintah provinsi seperti Gubernur, sudah dua hari lalu perintahkan Dinas Sosial namun belum update berapa yang sudah di evakuasi kata lain dipulangkan ke NTB.
Memang informasi yang diterima mengenai bantuan mendasar sudah mereka terima, itu pun sumbangan uang dari berbagai pihak dan itu sulit dipantau besaran dan efektivitas, kendati demikian bisa meringankan mereka disana.
“Yang pasti, warga NTB sudah tidak ingin tinggal disana,” cetus dia.
Aksi yang tidak berprikemanusiaan itu lanjutnya, telah membuat 10 orang warga NTB meninggal dunia, belum daerah lain dan itu telah timbulkan traumatik. Padahal, mereka sudah puluhan tahun tinggal dan bergaul disana.
“Ini sangat disayangkan terjadi. Gubernur dan Bupati pulangkan mereka dengan cara apapun, gunakan dana bencana dan lainnya. Bila perlu minta bantuan kementerian,” tegasnya sembari menambahkan, Mestinya pemerintah pusat sediakan pesawat khusus untuk angkut warga disana, tidak hanya andalkan pesawat Hercules. (TN-04)





