Warganya Terjebak di Wamena Papua, Gubernur NTB Perintahkan Evakuasi

Mataram, Talikanews.com – Sebanyak 135 jiwa warga Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjebak di pengungsian akibat kerusuhan di Wamena Papua. Menanggapi hal itu, Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah perintahkan Dinas Sosial berkoordinasi dengan Polda untuk segera evakuasi.

Melalui Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda NTB, Najamuddin Amy menyampaikan perintah itu keluar setelah mendapatkan informasi bahwa ada warga NTB yang terjebak di daerah tersebut. Informasi ini pun telah disampaikan kepada Gubernur NTB.

“Dasar informasi itu sehingga Gubernur memerintahkan agar ditempuh upaya semaksimal mungkin untuk mengevakuasi warga NTB di daerah tersebut. Untuk itu, Pemprov NTB langsung sigap berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Polda NTB untuk bisa segera memulangkan mereka yang terjebak,” ungkapnya Jumat (27/9).

Terkait hal itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Dra. T. Wismaningsih Dradjadiah menegaskan, sejumlah upaya serius telah ditempuh untuk mempercepat evakuasi.

“Kami menaruh atensi terhadap kondisi mereka. Dan saat ini kami dengan berbagai pihak, saat ini sedang diupayakan jalan keluar yang aman untuk mereka,” kata dia.

Informasi adanya warga NTB korban kerusuhan di Wamena ini telah berhasil terkonfirmasi melalui panggilan telepon dengan Mazhari, Guru Kontrak asal Soromandi Bima dan Suhardin, Guru Kontrak asal Rada, Bolo, Bima. Berdasarkan keterangan keduanya, diketahui adanya 153 jiwa warga NTB korban kerusuhan.

Dari jumlah tersebut, 40 orang sudah dievakuasi ke Sentani, Jayapura dengan Pesawat Komersial, dibantu oleh Rukun Keluarga Bima (RKB) Jayapura. Saat ini, 48 orang lainnya sedang mengungsi. Mereka menunggu Pesawat Herkules di Bandara AU/Polri.

“Sisanya masih bertahan di rumah-rumah mereka, menjaga harta benda yang masih tersisa,” ujarnya.

Warga NTB yang tengah mengungsi di bandara, kini tengah berharap adanya bantuan komunikasi, fasilitasi dari Pemda Bima.

“Pemprov NTB kini mengupayakan agar mereka diprioritaskan untuk dievakuasi, Warga Bima di Sentani Jayapura standby menunggu mereka,” ujar Wismaningsih.

Ia menambahkan, saat ini Ketua RKB di Jayapura juga tengah membantu warga yang sudah dievakuasi. Pemprov NTB juga terus berkomunikasi dengan Kementerian Sosial dan RKB di Jayapura terkait upaya evakuasi ini. (TN-04)

Related Articles

Back to top button