Guru To’i Direkomendasikan Ikut Pilkada Dompu

Mataram, Talikanews.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai keluarkan rekomendasi terhadap beberapa kader potensial untuk ikut berkompetisi pada Pemilihan Kepala Daerah di 7 Kabupaten/Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seperti di Pilkada Dompu bahwa, PKB rekomendasikan tiga nama kader didorong maju mencalonkan diri sebagai pemegang kebijakan di daerah tersebut.

Adapun nama yang direkomendasikan oleh DPP PKB yakni, Akhdiyansah atau kerap disapa Guru To’i yang kini sedang duduk di DPRD NTB periode 2019-2024. Kemudian, Muh Amin merupakan ketua DPC PKB Dompu juga wakil ketua DPRD Dompu dan Rahman Safi’udin saat ini menjabat Sekretriat DPC PKB Dompu sekaligus anggota DPRD setempat.

Terkait hal itu, Sekretaris Wilayah PKB NTB, Akhdiyansah membenarkan ada rekomendasi keluar dari DPP PKB berdasarkan usulan dari DPC PKB Dompu untuk ikut berkompetisi pada Pilkada Dompu tahun 2020 mendatang.
“Rekomendasi itu bukan satu orang melainkan tiga orang. Kan ada mekanisme kalaupun direkomendasikan partai,” ungkapnya Selasa (24/9).

Dia memaparkan, ada jenjang proses yang harus dilalui bagi bakal calon kepala daerah yang akan maju melalui PKB. Misalnya, setelah ada rekomendasi seperti saat ini khusus di Dompu, akan dilakukan uji publik secara kapasitas. Kemudian, proses pendaftaran, dilanjutkan proses uji kemampuan dan kecakapan.

“PKB punya kader yang berpotensi untuk diusung, tapi tidak menutup kesempatan bagi bakal calon lain selama memenuhi prosedur,” katanya.

Bagaimana dengan Guru To’i, apakah akan melepas jabatan sebagai anggota Dewan periode 2019-2024? Jika itu perintah partai, maka harus dilaksanakan. Namun, perlu melalui mekanisme yang sudah ditetapkan.

Dia mengaku, punya tim solid dan tersistematis untuk bisa dijadikan acuan maju di Pilkada Dompu 2020. Dimana, hasil Pileg 2019 saja mendapatkan perolehan suara sebanyak 10.630 tanpa menggunakan money politik. Kalaupun Pileg tahun 2014 memperoleh suara 9800.

“Relawan saya tersistematis untuk disebarkan. Namun, semua itu kita kembalikan ke proses, terutama masyarakat karena masyarakat lah yang akan menentukan siapa pemimpin mereka,” cetusnya.

Akhdiyansah menambahkan, sampai saat ini, PKB belum membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah karena masih menunggu arahan partai.

Ketua DPW PKB, HL Hardian Irfani menegaskan, akan utamakan kader partai sendiri, yang punya potensi menang. “Bakal calon lain punya kesempatan, namun ikuti proses mekanisme. Tetapi, masih prioritaskan kader yang berpotensi menang,” tutupnya (TN-04).

Related Articles

Back to top button