Dikbud NTB Akan Evaluasi Kinerja Kepsek dengan Materi Zero Waste

Mataram, Talikanews.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), akan evaluasi kinerja semua kepala sekolah tingkat SMA/SMK dengan cara, mereka harus mampu memaparkan materi yang berkaitan dengan program Zero Waste, yang merupakan program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

“Kita sudah keluarkan Instruksi Dikbud kepada semua kepala sekolah agar melaksanakan istrumen program Zero Waste di sekolah binaan,” ungkap kepala Dikbud NTB, H Rusman.

Dia mengaku, Dinas juga sudah keluarkan Instruksi kepada semua kepala sekolah untuk melaksanakan program zero waste di sekolah. Terlebih, pemerintah provinsi sudah menyiapkan pedoman atau petunjuk akan program tersebut.

“Setiap 3 bulan sekali, semua kepala sekolah harus laporkan progres zero waste itu dan Dinas akan lakukan evaluasi,” kata dia.

Rusman saat itu, ada beberapa sekolah sudah mulai jalankan instrumen zero waste dengan memberikan pemahaman tentang zero waste seperti SMAN 3 Mataram. Di sekolah tersebut sudah masuk proses pengolahan sampah menjadi pupuk kompos atau pengelolaan sampah organik.

Kemudian SMAN 8 Mataram, ada kerjasama dengan Keluharan untuk pengelolaan sampah. Selanjutnya, SMAN 1 Jongaat, SMAN 4 Praya Lombok Tengah. Malah di SMAN 1 Lingsar Lombok Barat, siswa-siswinya tidak boleh minum air kemasan botol plastik, karena sekolah sendiri menyiapkan alat yang sudah dipasangkan dalam tower (pengolahan) air siap minum.

“SMAN Lingsar buat alat penetral air siap minum. Ini semua supaya tidak lagi ada sampah bentuk botol plastik,” paparnya.

Ini semua lanjut Rusman, untuk merubah mainset siswa-siswi karena, pada dasarnya tidak sulit jika terus diberikan pemahaman.” Guru itu ditugaskan untuk edukasi supaya anak-anak bisa lakukan dirumah,” tutupnya. (TN-04)

Exit mobile version