Kapolda NTB Dalami Penyebar Video Berkaitan Dengan ZA

Mataram, Talikanews.com – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Nana Sudjana akan mencari tahu siapa penyebar video baik mengenai dugaan penganiyaan maupun permintaan maaf keluarga, Zainal Abidin yang merupakan pelanggar Lalu Lintas di Polres Lotim, meninggal dunia diduga dianiaya oknum polisi pada 5 September 2019 lalu.
“Nanti kita dalami yang berkaitan dengan video Zainal Abidin,” ungkapnya Jumat (13/9).
Dia menjelaskan, dalam video yang beredar khususnya berkaitan dengan kakak dari almarhum Zainal Abidin itu, baginya tidak ada unsur pemaksaan dan itu profesional.
“Tidak ada penekanan terhadap semua yang disampaikan pihak keluarga ZA, begitu juga ke saksi maupun keluarga korban lainnya,” kata dia.
Soal adanya ucapan terimakasih dari pihak keluarga, bahwa kuat dugaan seakan di setting? Nana Sudjana menegaskan, tidak ada paksaan kata lain, keluarga ZA sudah mengikhlaskan musibah tersebut.
Begitu halnya dengan otopsi, dari awal petugas sudah menawarkan agar mayat ZA di otopsi, dan dipindahkan ke Rumah Sakit yang lebih bagus. Akan tetapi, pihak keluarga tidak berkenan beralasan sudah mengikhlaskan almarhum.
“Kalau hasil visum memang masih ada sebagai bukti tindak lanjut mencari siapa pelaku pembunuh ZA,” ujar dia.
Nana Sudjana sedikit mengulas kronologis, usai ZA ditilang anggota Lantas, sorenya datang marah-marah tanyakan kendaraan malah langsung pukul anggota. Suasana tidak terkontrol, anggota pun balas pukul.
Bahkan rasa korsa internal polisi muncul berakiat anggota lainnya ikut bantu sehingga menyebabkan ZA meninggal. Disinggung, bukankah ada CCTV di Sat Lantas itu? Dia mengatakan, tidak ada. Kalau di penjagaan memang ada, antara penjagaan dengan tempat kejadian perkara terpisah. (TN-04)





