Ekonomi

Pemprov NTB dan Malaysia Teken LoI Perjanjian Kerjasama

Mataram, Talikanews.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menandatangani Letter of Intent (LoI) perjanjian kerjasama dengan Dewan Perdagangan Islam Malaysia, bentuk lanjutan pertemuan Senin lalu. Dimana Dewan Perdagangan Islam Malaysia berani tanda tangani LoI usai melakukan survei di beberapa tempat strategis di NTB ini.

Pada kesempatan itu, Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, menyampaikan, perjanjian kerjasama ini adalah awal untuk saling kenal antara NTB dengan Malaysia.

“Tidak mungkin kita saling membantu jika tidak saling memahami, tidak mungkin kita saling memahami jika tidak saling mengenal, dan saya kira ini adalah upaya awal untuk saling mengenal, kemudian seiring berjalannya waktu, kita akan saling memahami untuk kemudian saling membantu satu sama lain,” ungkapnya di RRU Gubernur, Rabu (11/9).

Dikatakan Zul, banyak aktivitas bisnis di NTB yang dapat dikembangkan, pemerintah NTB sangat terbuka untuk menjalin kerjasama. Terimakasih kepada Presiden Dewan Perdagangan Islam Malaysia, dengan kerjasama ini, banyak perubahan yang akan terjadi di NTB.

“Tentu akan banyak juga penerbangan dari Malaysia ke NTB dan sebaliknya, kami berharap hal itu dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata dari Malaysia ke NTB ini,” kata dia.

Gubernur meminta kepada semua pihak untuk membantu dan memfasilitasi para investor yang ingin mengembangkan bisnisnya di NTB. Gubernur juga berharap, dengan adanya kerjasama ini dapat pula meningkatkan angka kunjungan wisata dari Malaysia.

Presiden Dewan Perdagangan Islam Malaysia, Datuk Sahar sampaikan rasa terimakasihnya kepada Gubernur NTB atas pelayanan dan kesungguhan NTB untuk menjalin kerjasama dengan Malaysia.

“Banyak hasil dari pembicaraan dan diskusi yang kita laksanakan beberapa hari ini, investor-investor yang kami bawa ke sini adalah perusahaan-perusahaan yang mempunyai komitmen tinggi, semoga kerjasama ini dapat berjalan dengan lancar,” terangnya.

Perlu diketahui, penandatanganan pembentukan kerjasama ini terdiri dari bidang pertanian, peternakan, kesehatan, lingkungan hidup dan kehutanan, perdagangan dan pariwisata. (TN-04)

Related Articles

Back to top button