Gubernur NTB Dampingi MoU Suply Produk di Jaringan Bisnis Maha Desa

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyaksikan pendandatanganan perjanjian kerjasama Perusahaan Umum (Perum) Bulog Divre NTB dengan PT.Gerbang NTB Emas (Persero). Adapun jenis MoU yakni tentang, suply produk di jaringan bisnis maha desa di Provinsi NTB.

“Mudah-mudahan kerjasama ini menjadi awal yang baik bagi menggeliatnya BUMDES di desa-desa kita,” ungkapnya di Kantor Divre Bulog NTB, Rabu (11/9).

Sapaan Dr Zul mengingatkan bahwa tugas terbesar dalam membangun desa adalah membangun dan memberdayakan BUMDes.

Direktur PT Gerbang NTB Emas (GNE), Samsul Hadi kerjasama ini dilakukan karena Bulog merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyediakan kebutuhan pokok. Sedangkan GNE tugasnya membentuk jaringan Bisnis ditingkat provinsi kemudian ke kabupaten sampai ketingkat desa di namakan TDC (Trade n Distribution Center).

Dimana TDC tersebut akan dimiliki oleh Bumdes kemudian menjadi grosir yang bisa suply kebutuhan toko-toko kelontong dibawahnya. Salah satu barang yang paling cepat bisa diberikan adalah produk bahan pokok yang di keluarkan oleh Bulog, seperti Beras, Gula, Minyak dan Yelor.

“Kami GNE Menyiapkan aplikasi yang bisa dipakai oleh TDC Bumdes untuk bisa melayani online dan offline,” kata dia.

Dia memaparkan, aplikasi itu akan mendatangkan keuntungan bagi Bumdes berdasarkan kepastian suply barang dan harga yang lebih bagus. Sebaliknya, Desa dan masyarakat bisa menjual komoditas seperti Beras, Jagung dan beberapa komoditas lainnya ke GNE Melalui Bumdesnya sendiri.

Disinggung apakah aplikasi yang disiapkan oleh GNE bagi BUMDES itu langsung disertai daftar harga barang. Ditegaskan Samsul Hadi, itu masih rahasia perusahaan, ada strategi bisnisnya khusus untuk kompetisi harga itu.

“Mohon do’a ini bisa terlaksana. Tahapan berikutnya setelah aktipasi beberapa Bumdes nanti kita akan live kan termasuk harganya,” tegasnya sembari paparkan target sesegera mungkin, dalam bisnis lebih cepat lebih baik.

Untuk 3 bulan pertama lanjutnya, sebanyak 100 lebih Bumdes yang akan di Setup mulai dari Kabupaten Lombok Barat yang nantinya akan diteruskan ke Kabupaten lainnya.

Diharapkan dalam satu tahun, GNE mampu mewujudkan 1137 Desa/Kelurahan telah memiliki TDC Desa sebagai bagian dari Jaringan Mahadesa TDC Desa yang akan membentuk infrastruktur ekonomi Propinsi NTB secara utuh. Dengan Jaringan Mahadesa TDC ini, GNE akan membantu BUMDES mengelola dan memonetizing seluruh potensi bisnis di Desa, bahkan dengan platform e-commerce yang telah disiapkan, GNE membantu produk lokal Desa bisa dipasarkan diseluruh Jaringan Mahadesa TDC.

Disatu sisi, beberapa pihak perbankan sudah siap bekerjasama dengan PT GNE untuk menyalurkan kredit usaha KUR dengan aplikasi Fintech yang tersedia di aplikasi MAHADESA. Wirausaha desa melalui BUMDES dengan sangat mudah bisa mengajukan pinjaman secara online kepada Bank-Bank penyedia KUR.

Sebagai tugas membantu pemerintah Propinsi NTB, PT GNE berharap kerjasama dengan BULOG ini merupakan langkah awal mewujudkan rencana jangka panjang bisnis GNE dan mencapai target jangka pendek yang telah dicanangkan oleh Managemen PT GNE yang diisi oleh para talenta muda asli NTB.

“Secara bertahap, daerah lain akan mengikuti,” papar dia.(TN-04)

Related Articles

Back to top button