Tiga Desa di Loteng Sumbang Stunting Terbanyak

Lombok Tengah, Talikanews.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) NTB melakukan penelitian terhadap stunting di Lombok Tengah. Alhasil, ada Tiga Desa penyumbang angka kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya yakni Desa Mantang, Desa Teratak dan Desa Trewai.

Perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) NTB, Titi Pambudi Karuniawati menyampaikan, dirinya bersama tim sengaja turun ke Lombok Tengah untuk dalami kasus stunting yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dengan manifestasi kegagalan pertumbuhan (growth faltering) yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun yang di angka rata-rata.

“Kami langsung turun untuk membantu pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah dalam mengentaskan stunting yang dinilainya cukup tinggi di angka rata-rata 30 persen,” ungkapnya Jumat (6/9).

Dia mengaku, sudah komunikasikan dengan Bupati Loteng, H.Moh Suhaili FT meminta dukungan penuh terkait dengan pengentasan stunting tersebut. Karena dalam proses pengentasan banyak melibatkan pihak-pihak terkait supaya prosesnya lebih maksinal karna stunting ini harus segara di tangani akibat berbahaya bagi intelijensi kecerdasan anak.

Kepala Dinas Kesehatan Loteng H.Omdah, penanganan stuntung lebih kepada pencegahan mulai dari sejak ibu hamil sampai anak lahir. Akan tetapi, kalau anak itu lahir dalam keadan stunting, tidak bisa berbuat banyak, hanya kedepankan menjaga kesehatannya secara umum.

“Cara pencegahan sejak dini, mulai dari ibunya hamil melahirkan,” tutup dia (TN-03)

Related Articles

Back to top button