Gubernur NTB Marah, Tidak Ada Orang Dekat Maupun Tim Istana

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah marah atas dugaan adanya orang dekat maupun tim “istana” yang diperintah untuk bangun komunikasi dengan siapapun. Terlebih investor yang akan berinvestasi di Gili Tangkong, Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Sapaan Dr Zul itu menegaskan, apa yang dikatakan oleh pihak perusahaan dan panitia lelang mengenai adanya orang dekat maupun tim istana yang mengaku orang dekat, semuanya ngaco dan fitnah.

“Saya nggak ada orang dekat yang main tender. Apalagi mengaku tim istana. Jika nggak segera di klarifikasi dan minta maaf akan lapor ke polisi,” tegasnya di Mataram, Jum’at (6/9).

Mantan Anggota DPR RI ini malah mempertanyakan siapa Mr X itu. Yang jelas, tidak ada urusannya dengan proyek tender-tender. Begitu halnya bahwa dirinya tidak pernah bangun komunikasi apapun dengan semua perusahaan. Malah tekan kan panitia objektif.

“Saya sudah pesankan, jangan sekali-kali bermain dalam urusan tender. Ini penegasan bahwa saya nggak pernah berkomunikasi apalagi memerintahkan Nofian perihal PT Heritage ini,” kata dia.

Politisi PKS ini kembali menegaskan tidak ada orang dekatnya ataupun tim “istananya”. Terlebih ini urusan investasi ratusan miliar, takut ada kecurigaan macam-macam.

“Saya tidak pernah ketemu nofian apalagi bicara soal perusahaan, bahkan saya tekan kan ke panitia siapapun tidak boleh mengintervensi harus dilakukan secara objektif,” tegasnya.

Semua perusahaan lanjutnya mengetahui dirinya tidak pernah main proyek. Mestinya, harus menjaga bagaimana caranya NTB ini maju karena tidak mungkin NTB maju dan besar tanpa investasi.

“Dunia ini kecil, sekali diketahui main-main, semua orang tidak akan percaya lagi,” cetusnya.

Pada kesempatan itu juga, Dr Zul langsung telepon Nofian dengan nada marah, meminta supaya jangan pernah menjual namanya dalam bentuk apapun.

“Perusahaan yang dibawa Nofian saja tidak ada yang lolos. Gimana bilang oknum orang dekat,” ujarnya.

Terkait hal itu, L Nofian Hadi saat dikonfirmasi juga mengklarifikasi tudingan-tudingan itu mengaku tidak pernah saling telepon dengan Dr Prayitno Basuki terkait upaya memenangkan salah satu perusahaan.

“Iya nelpon biasa. Nggak ada kaitan bawa-bawa nama perusahaan. Ini semua biar diluruskan,” terang Nofian.

Dia mengaku, hampir semua difasilitasi ketemu gubernur. Karena sah saja siapa pun bisa ketemu gubernur untuk memperkenalkan perusahaan mereka yang akan berinvestasi di NTB.

“Kenyataannya semua yang ketemu nggak ada yang menang. Karena pemenang itu sesuai hasil scorsing panitia secara objektif,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button