Persoalkan APBD NTB 2020, Gubernur Sarankan Rachmat Hidayat Tanya Ketua DPRD

Mataram, Talikanews.com – Rencana ketua DPD PDIP NTB, H Rachmat Hidayat untuk bersurat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menolak APBD NTB 2020, tidak membuat Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah bergeming.

Malah sapaan Dr Zul itu, meminta Rachmat Hidayat untuk menanyakan Ketua DPRD NTB terkait proses pembahasan mulai dari KUA PPAS, dilanjutkan pembahasan RAPBD sampai penetapan menjadi APBD Provinsi NTB tahun anggaran 2020.

“Kalau soal proses APBD dipersoalkan, tanyakan ketua DPRD,” ungkapnya Jumat (30/8).

Disinggung soal pengakuan Rachmat Hidayat pernah ditelpon oleh Dr Zul saat adanya penolakan Fraksi PDIP di DPRD NTB yang tidak mau terlibat dalam pembahasan APBD karena menganggap prosesnya kacau balau? Dengan nada santai Dr Zul menjawab, kalau telpon pak Rachmat dari dulu, bukan hanya urusan APBD.

“Pak Rachmat kan teman Komisi saat di DPR RI. Saya telpon sebagai adik dan kakak,” kata dia.

Begitu halnya mengenai sentilan Rachmat soal kepemimpinan Zul-Rohmi seakan melupakan kepemimpinan sebelumnya dan menyangkut rencana program penggemukan Sapi Australia. Bagi Dr Zul, itu hak pak Rachmat menilai.

Akan tetapi, dirinya menjelaskan soal rencana Sapi Australia yang akan mampir di NTB, itu semua untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat yang nantinya bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Karena, dengan adanya program itu maka, jelas akan dibangun pabrik pakan ternak, kemudian hasil pertanian seperti jagung, tidak lagi dijual melainkan di olah untuk pakan ternak.

“Suruh saja pak Rachmat cari informasi, zaman sudah keterbukaan tidak boleh ada agenda tersembunyi,” cetusnya sembari menegaskan, mungkin disangka ada komisi.

“Gimana RPH mau beroperasi kalau sapinya tidak ada, ini kan dampak positif, pabrik pakan bisa dibangun,” tutupnya (TN-04)

Related Articles

Back to top button