Konjen Amerika Tawarkan Gubernur NTB Program Beasiswa Pendidikan

Mataram, Talikanews.com – Kepala Humas Konsulat Jendral Amerika di Surabaya temui Gubernur NTB untuk menawarkan beasiswa pendidikan gtaris S2 dan S3 bahkan pertukaran pelajar.
“Kami datang untuk menawarkan peluang pendidikan gratis bagi masyarakat NTB, juga bertepatan merayakan 70 tahun hubungan deplomatik Indonesia – Amerika, untuk meneruskan hubungan kebudayaan yang selama ini terjalin,” ungkapnya di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (27/8).
Cultural Affair Assistant EducationUSA Adviser, Yehezkiel Tumewu menambahkan bahwa, Amerika ingin beasiswa pendidikan itu dinikmati juga oleh masyarakat NTB, tidak hanya pulau jawa saja.
“Tujuan kami yakni berikan informasi pendidikan tinggi Amerika. Bahkan, kami sudah janji dengan Universitas Mataram dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB. Khusus Dikbud nanti akan undang Kepala SMA/SMK untuk diberikan informasi akan peluang pendidikan ini,” kata dia.
Dia menjelaskan, peluang beasiswa pendidikan yang ditawarkan yakni pendidikan S2, kemudian S3 untuk tenaga pengajar nantinya sebagai dosen. Untuk tingkat SMA nanti hanya pertukaran pelajar.
Yehezkiel memaparkan, sebanyak 4700 instusi pendidikan tinggi atau perguruan tinggi di Amerika siap menampung pelajar, mahasiswa maupun pengajaran asal Indonesia selama penuhi syarat bahasa.
“Ini terbuka untuk umum selama memenuhi persyaratan dan menyediakan semua bidang study kecuali Kedokteran,” paparnya.
Disinggung proses untuk bisa menimba ilmu pendidikan di Amerika? Yehezkiel menuturkan untuk urusan pembiayaan beasiswa jalankan oleh Organisasi Aminef.
Pendaftarannya bisa melalui online begitu juga pengumuman,
“Konjen hanya mempersiapkan calon mahasiswa untuk diberikan pelatihan sebelum dikirim mengikuti pendidikan di Amerika,” tegasnya.
Yang jelas, soal biaya ditanggung mulai dari sebelum, saat dan pasca.
“Alumni di Lombok saja sudah 41 orang , baik pertukaran pelajar, S2 dan S3,. Namun untuk SMA hanya pertukaran pelajar dan ada program tersendiri,” tutupnya sembari menegaskan, kenapa tidak coba kerjasama dengan konjen Amerika Surabaya, jika NTB punya program beasiswa ke luar negeri.
Pada kesempatan itu, Gubernur NTB menjelaskan motivasi dalam mengirim mahasiswa ke berbagai negara dalam kerangka bagaimana potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di NTB bisa berkembang dalam kompetisi global.
Bicara soal industrialisasi, bagi sapaan Dr Zul itu tidak hanya membangun pabrik saja. Akan tetapi bagaimana Sumber Daya Alam (SDA) bisa dikelola secara baik di dalam daerah.
“Kami juga tengah mendorong terbangunnya smelter,” tutupnya. (TN-04)





