Pemprov NTB Usulkan 800 Kuota CPNS ke MenPAN-RB

Mataram, Talikanews.com – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) kembali akan membuka rekrutmen 100 ribu lowongan CPNS pada Oktober 2019 mendatang. Dimana, Pemprov NTB mengusulkan kuota sebanyak 800 sesuai kebutuhan formasi yang diajukan ke Kemen PANRB sesuai analisis jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK).

“Akan dibuka secara bersamaan PPPK dengan CPNS. Hanya saja, yang membedakan Minggu pertama bulan Oktober itu untuk PPPK kemudian disusul CPNS pada Minggu kedua,” ungkap kepala badan kepegawaian daerah (BKD) Provinsi NTB, H Fathurrahman, Rabu (14/8).

Fathurrahman merincikan, dari usulan 800 itu, sebanyak 500 untuk PPK sedangkan sisanya 300 itu untuk CPNS. Usulan kuota tersebut diterima pemerintah pusat. Hanya saja, masih menunggu jawaban terkait jatah kuota untuk masing-masing kabupaten/kota.

“Diharapkan kuota masing-masing daerah sudah bisa dipastikannya supaya mudah mengatur sesuai kuota dan formasi yang dibutuhkan,” kata dia.

Dia memaparkan, bicara kebutuhan masih menginginkan kuota tambahan dan mengusulkan lebih banyak lagi. Akan tetapi mengacu dengan Surat Edaran pemerintah pusat, harus sesuai kemampuan keuangan daerah yakni 40 persen dari belanja pegawai.

Adapun formasi yang paling banyak dibutuhkan yaitu, tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan, malah semua digunakan untuk dua formasi itu, kalau pun ada tenaga lain seperti tenaga teknisi ke PU an dan kepariwisataan.

“Kita berikan formasi kuota juga, tapi tidak sebanyak guru dan tenaga medis,” cetus dia.

Untuk diketahui, beberapa tahun lalu Pemprov sudah melakukan Anjab dan ABK. Sesuai dengan hasil ABK, kebutuhan ASN di Pemprov NTB untuk tenaga kesehatan, tenaga teknis, dan guru SMA/SMK/SLB totalnya ada 6.965 orang.

Sementara, jumlah PNS yang tersedia untuk bidang-bidang baru tersebut hanya ada sekitar 2.362 orang. Sehingga, Pemprov NTB masih kekurangan sekitar 4.603 PNS. Kekurangan PNS Pemprov ini dapat diisi dengan adanya rekrutmen CPNS tahun 2018 lalu.

Kekurangan 4.603 PNS pada 2017 tersebut secara lebih detail terdiri dari tenaga kesehatan sejumlah 757 orang, tenaga teknis sejumlah 945 orang, guru SMA sebanyak 1.495 orang, guru SMK sebesar 1.322 orang, dan juga guru SLB sekitar 84 orang.

Dalam rekrutmen CPNS 2018, Pemprov NTB mendapatkan jatah 433 formasi, namun hanya terisi 380 formasi. Untuk formasi guru terisi 317 formasi, sisanya untuk formasi tenaga kesehatan 63 formasi. Melihat hasil rekrutmen CPNS 2018, Pemprov masih kekurangan 2.584 guru PNS dan 694 tenaga kesehatan yang berstatus PNS. Serta tenaga teknis sebanyak 945 orang. (TN-04).

Related Articles

Back to top button