Ekonomi

Indek Demokrasi Indonesia NTB 2018 Menurun, Ini Penyebabnya

Mataram, Talikanews.com – Badan Pusat Statistik Provinsi NTB merilis Indeks Demokrasi Indonesia NTB menurun. Hal itu disebabkan dua aspek demokrasi yakni kebebasan Sipil yang turun 1,12 poin dari 79,40 menjadi 78,28, yang kedua, Lembaga-lembaga Demokrasi yang turun 7,87 poin dari 93,98 menjadi 86,11.

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik, I Gusti Lanang Putra menyampaikan, IDI adalah indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Tingkat capaiannya diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan tiga aspek demokrasi, yaitu Kebebasan Sipil (Civil Liberty), Hak-Hak Politik (Political Rights), dan Lembaga-Lembaga Demokrasi (Institution of Democracy).

Adapun metodologi penghitungan IDI menggunakan 4 sumber data yaitu review surat kabar lokal, kedua review dokumen atau Perda, Pergub, selanjutnya Focus Group Discussion (FGD), dan wawancara mendalam.

Dia memaparkan, IDI NTB 2018 mencapai angka 73,63 dalam skala 0 sampai 100. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan angka IDI 2017 yang sebesar 76,04. Capaian kinerja demokrasi Indonesia tersebut masih berada pada kategori “sedang”. Klasifikasi tingkat demokrasi dikelompokkan menjadi tiga kategori, yakni “baik” (indeks > 80), “sedang” (indeks 60 – 80), dan “buruk” (indeks < 60).

“Perubahan IDI NTB dari 2017-2018 dipengaruhi oleh dua aspek demokrasi yakni (1) Kebebasan Sipil yang turun 1,12 poin dari 79,40 menjadi 78,28 dan Lembaga-lembaga Demokrasi yang turun 7,87 poin dari 93,98 menjadi 86,11,” tutupnya (TN-04)

Related Articles

Back to top button