Politik

Mohan Masih Berfikir Ikut Pilkota Mataram

Mataram, Talikanews.com – Wakil Walikota Mataram H Mohan Roliskana masih berfikir untuk ikut berkompetisi pada pemilihan walikota Mataram tahun 2020 mendatang.

“Belum persiapkan diri secara serius masih fokus tuntaskan pekerjaan, masih lama juga tahun 2020,” ungkapnya Kamis (1/8).

Dia menjelaskan masih meihat peluang dan ekpektasi dari masyarakat, apakah masyarakat sudah merasa puas atas kepemimpinannya selama ini atau tidak. Jika di inginkan masyarakat maka dirinya siap maju.

Yang jelas, tugas pemerintah diakhir masa jabatan ini belum tuntas seperti penataan kawasan bisnis cakra (KBC) yang sudah diprogramkan untuk revatilisasi pasar Cakra. Kemudian pantai Ampenan.

Bagaimana kalau nantinya partai Golkar diambil kompetitor lain? Ketua DPD II Golkar Kota Mataram ini justru santai menjawab yakni tidak apa-apa diambil orang, mungkin itu bukan rejeki. Akan tetapi, jika kompetitor di kota Mataram banyak, maka akan lebih bagus. Dengan demikian, masyarakat banyak referensi untuk memilih pemimpin.

“Saat ini belum serius, belum memanajemen denga khusus. Kita lihat nanti aja, masih panjang juga kan,” tutupnya (TN-04).

Nasruddin Siap Maju Jalur Independen di Kota Mataram

Mataram, Talikanews.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H Nasruddin nyatakan diri akan ikut berkompetisi pada pemilihan walikota Mataram tahun 2020 melalui jalur independen.

“Jika tidak mendapatkan partai politik sebagai kendaraan nanti, kan bisa melalui jalur independen,” ungkapnya, Kamis (1/8).

Dia menjelaskan alasan maju di kota Mataram, pertama kota Mataram merupakan ibukota provinsi NTB yang sangat bagus untuk dikembangkan kemudian ditata lebih baik. Selain itu, sembari menunggu Pilkada Lombok Timur tahun 2023 sebagai batu loncatan.

“Pilkota Mataram dijadikan pengalaman untuk bangun Lotim tahun 2023 mendatang,” kata dia.

Kalaupun demikian lanjutnya, ia masih membaca peta politik kota Mataram terutama masih melihat respon masyarakat. Jika masyarakat kota Mataram menginginkannya maju untuk menata kota provinsi NTB ini maka dirinya siap maju.

“Komunikasi dengan partai seperti PPP, Berkarya dan lainnya tetap dilakukan. Tapi, jika tidak bisa kita gunakan jalur independen, tinggal kita kumpulkan KTP,” tutupnya (TN-04)

Related Articles

Back to top button