Pengisian Pejabat Kades Bunut Baok Harus Melalui Proses PAW

Lombok Tengah, Talikanews.com – Belum genap setahun memimpin Desa Bunut Baok Muhdin yang di lantik pada akhir 2018 lalu meninggal dunia pada jum’at tanggal 26/7/2019 di Rumah Sakit Kota Mataram, NTB, Senin (29/07)

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jalaludin terkait dengan kekosongan jabatan Kepala Desa Bunut Baok, mengatakan untuk mengisi kekosongan Kepala Desa Bunut Baok yang ditinggalkan oleh almarhum Muhdin berjanji secepatnya akan menunjuk pejabat sementara, untuk mengantur proses Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Ia sesuai dengan aturan yang ada tentang kekosongan jabatan yang di tinggalkan almarhum Muhdin (berhalangan tetap/meninggal dunia) maka Pemda Loteng akan menujuk segera pejabat sementara,” jelas Jalaludin.

Ia juga menjelaskan bahwa nanti pejabat sementara yang di tunjuk pemda akan mengatur proses pergantian antar waktu (PAW) bersama-sama semua lembaga desa yang ada mulai dari BPD, LKMD dan semua unsur yang ada di desa melalui musyawarah desa (musdes).

“Pengisisan kekosongan jabatan itu harus melalui proses penjaringan bakal calon kades sebagai mana yang telah di atur tentang pergantian antar waktu (PAW),” tutup jalaludin Kadis DPMD

Selanjutnya untuk di ketahui pedoman pemilihan kepala desa antar waktu (PAW) sudah di atur dalam Permendagri Nomor 65 Tahun 2017 yang mana rujukannya adalah Permendagri Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa dan Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa. Dimana dalam Permendagri 82 pada Pasal 8 ayat (3) disebutkan, apabila kepala Desa berhenti karena meninggal dunia, permintaan sendiri atau karena diberhentikan, Badan Permusyawaratan Desa melaporkan kepada Bupati/Walikota melalui camat atau sebutan lain dan Penyelenggaraan untuk melakukan musyawarah Desa. (TN-03)

Related Articles

Back to top button