Pariwisata

PWLT Tahun Ini Kembali Cetak Duta Lingkungan Hidup

Lombok Tengah, Talikanews.com -Sebagai wujud kepedulian Persatuan Wartwan Lombol Tengah (PWLT) terhadap lingkungan, tahun ini (PWLT) bersama Paguyuban Duta Lingkungan Lombok Tengah kembali gelar pemilihan duta lingkungan dengan tema “Jaga Lingkungan Demi Generasi Mendatang” yang mana kegiatan audisi Duta Lingkungan ini tempatnya di rencanakan di Kota Praya sedangkan untuk kegiatan bakti sosialnya akan di adakan di Desa Karang Sidemen Kecamatan Batukliang Utara.

Seperti yang disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Lombok Tengah (PWLT), Munakir SE setiap tahunnya debit dan mata air yang ada di Lombok Tengah bagian utara selalu berkurang tentu itu akan berdampak serius terhadap keberlangsungan hidup orang banyak. Kasus kekeringan ini hampir setiap tahun melanda wilayah NTB pada umumnya dan Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) khususnya, seakan akan akan terus menghantui.

“Kualitas sumber mata air di daerah ini selalu berkurang sementara pertumbuhan penduduk terus bertambah secara otomatis kebutuhan akan air bersih tentu semakin tinggi,” cetus Munakir.

Lanjut Munakir mungkin penyebab dari kurangnya debit air yang ada di wilayah Loteng bagian utara itu di sebabkan oleh masih adanya ilegal loging juga mungkin karena faktor alam maka dari itu kami bersama teman-teman PWLT dan adik-adik duta lingkungan akan mengadakan pemilihan kembali duta lingkungan.

“Salah satu penyebab utamanya ialah terjadinya kerusakan hutan akibat masih maraknya aksi pembalakan liar atau ilegal logging,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan untuk itu diperlukan upaya nyata untuk terus menekan aksi ilegal loging dengan peremajaan kawasan hutan dan sekitarnya harus terus digalakkan. Dengan begitu, kawasan hutan bisa kembali asri. Sumber mata air kembali meningkat. Dan dengan sendirinya akan mampu memenuhi kebutuhan akan air berskalanya

“Berkaca dari kondisi tersebut dan sebagai bentuk eksistensi organisasi kami dari Persatuan Wartawan Lombok Tengah (PWLT) tergerak untuk turut serta berperan aktif mendukung upaya menjaga dan melestarikan lingkungan, khususnya kawasan hutan dan sekitarnya, dengan menggelar bulan bhakti lingkungan bersama Paguyuban Duta Lingkungan Lombok Tengah,” terangnya.

Lebih lanjut, wartawan Suara NTB itu menjelaskan, tujuannya kegiatan ini, selain mendukung upaya pelestarian kawasan hutan dan sekitarnya, melalui kegiatan penghijauan, termasuk juga mendukung upaya penyadaran arti penting kelestarian alam dan lingkungan bagi masyarakat di lingkar kawasan hutan. 

Sementara Lalu Sofyan Ardi wartawan Lombok TV juga selaku Ketua paguyuban mengatakan kegiatan bhakti sosial ini berupa penghijauan di kawasan hutan terutama di kawasan sekitar mata air yang kondisi sudah kritis. Harapannya, dengan penanaman kembali pohon itu bisa menyelamatkan kondisi mata air tersebut. Termasuk nantinya akan ada penyuluhan hukum dari aparat penegak hukum dengan sasaran masyarakat di lingkar kawasan hutan.

“Duta Lingkungan yang nantinya diharapkan bisa menjadi agen perubahan dalam menyuarakan dan membantu memberi penyadaran akan arti penting kelestarian alam sehingga sasaran kegiatan ini juga akan melibatkan masyarakat umum, pecinta lingkungan, kalangan pendidik dan siswa, pemerintah daerah, aparat TNI, Polri dan beberapa komunitas lainnya di daerah ini. Adapun secara keseluruhan kegiatan ini akan diikuti oleh oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna, pelajar atau anggota Pramuka dan masyarakat umum lainnya,” tutup Sofyan wartawan Lombok TV.

Untuk di ketahui Pelaksanaan Bulan Bkahti Lingkungan hidup ini diisi oleh sejumlah kegiatan, diantaranya penghijauan daerah sumber mata air, Pemilihan Duta Lingkungan, Bantuan pakaian layak pakai, Bantuan alat tulis bagi siswa miskin dan berprestasi di lingkar kawasan hutan, Kemah bhakti atau bersih-bersih tempat ibadah, Penyuluhan Hukum dan Hiburan Rakyat.

Sedangkan untuk kegiatan seleksi Duta Lingkungan Hidup ini diikuti oleh pelajar dan mahahsiswa dan pendaftaran sudah di mulai sejak tanggal 10 Juli sampai tanggal 26 Juli 2019.(TN-03)

Related Articles

Back to top button