
Mataram, Talikanews.com – Ada yang berbeda pada rapat paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi NTB ke-60 tahun di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB Jalan Udayana Mataram.
Biasanya, rapat paripurna harus menggunakan pakaian formal Full Dress. Namun, kali ini, semua peserta rapat msnggunakan pakaian Adat sesuai Adat masing-masing daerah atau dikenal pakaian Sasak, Samawa dan Mbojo (Sasambo).
Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda selaku pimpinan Sidang menjelaskan, rapat kali ini sengaja dibuat berbeda yakni semua peserta, tamu undangan msnggunakan baju Adat masing-masing daerah.
“Pada momentum peringatan HUT NTB ke-60 tahun ini, kita ingin tetap melestarikan kebudayaan dan Adat masing-masing daerah. Jangan sampai kemajuan zaman akan menggerus Adat kita,” ungkapnya, Kamis (13/12).
Politisi Golkar itu mengatakan, adat yang dimiliki ini harus dijaga serta dilestarikan. Jangan sampai luntur akibat kemajuan zaman dengan masuknya model fashion modern kebaratan.
Bicara HUT NTB, Pemerintah telah banyak melakukan pembangunan dan patut dibanggakan. Kalau pun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki.
“Apa yang menjadi keberhasilan pembangunan itu merupakan milik masyarakat NTB. Kemudian, kekurangan ini tanggungjawab kita bersama untuk bersama-sama melakukan perubahan,” katanya.
Dia memaparkan tema paripurna itu yakni “NTB Bangkit” yang dimaknakan masih butuh ketegaran dan perjuangan dari bencana alam yang telah melanda daerah seribu masjid ini. Disatu sisi Presiden RI Joko Widodo sudah keluarkan instruksi percepatan pembangunan, rehabitasi dan rekonstruksi.
“Semoga bencana dan derita masyarakat cepat berlalu dan jangan kembali. Terutama, semoga pelayanan bisa pulih, paling lama Desember 2019,” kata dia.
Yang jelas, upaya pembangunan ini menjadi bahan pertimbangan mewujudkan visi-misi menuju NTB gemilang dalam kepemimpinan Dr Zulkieflimansyah – Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah.
Dihadapan peserta dan tamu undangan, Isvie sampaikan tugas dan kerja peleksanaan Dewan bahwa, sebanyak 50 kegiatan sudah dilakukan oleh pimpinan, kemudian kegiatan Bapemperda sebanyak 10 kegiatan, Banggar 40 kegiatan, kegiatan paripurna 55 kali dan kegiatan lembaga Dewan lainnya.
“Intinya, selamat atas upaya dan prestasi yang pernah diraih oleh Pemprov, jangan pernah lelah mencapai asa. Terima kasih atas program pendidikan keluar negeri yang merupakan inisiatif Gubernur NTB,” cetusnya sembari mengatakan, tidak ada perjuangkan tanpa pengorbanan.
Isvie mengucapkan terima kasih kepasa semua pihak yang turut berpartisipasi dalam menyemarakkan rapat paripurna yang sudah berjalan dengan sukses ini. (TN-04)