Ribuan Korban Gempa Gelar Shalat Taubat

Lombok Barat, Talikanews.com – Ribuan korban gempabumi NTB menggelar shalat Taubat, bermunajat kepada Allah SWT, meminta agar bencana yang melanda daerah seribu masjid sebulan terakhir ini segera dihentikan dan di perkuat rasa Iman kepada Sang Pencipta.

Shalat Taubat itu dipimpin TGH Fathul Azis Musthofa, dilengkapi Qunut Nazilah (pengampunan, red), berlangsung di lapangan Kecamatan, Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.

“Mari bermunajat kepada Allah SWT, dengan harapan apa yang menjadi ujian dan cobaan kita selama ini segera diakhiri serta diberikan ketabahan juga ketenangan,” ungkapnya usai shalat, Kamis (23/8).

Pada kesempatan itu juga, pimpinan pondok pesantren Nurul Hakim, Kediri, TGH Muharrar Mahfuz selaku pembaca do’a, mengajak semua hadirin menadahkan tangan meminta dan berserah kepada Allah SWT, agar ujian yang diberikan selama ini segera berakhir dan masyarakat NTB selalu diberikan ketabahan.

“Mari perkuat iman dan taqwa kita kepada Allah, karena segala sesuatu yang terjadi di Dunia merupakan kehendakNYA, dan kita semua semoga diberikan keselamatan,” ujar dia.

Saat itu juga, hadir Gubernur NTB, TGH M Zat Majdi. Sapaan TGB itu menyampaikan, shalat Taubat ini digelar supaya apa yang menjadi hajat dan do’a dikabulkan.

“Semoga segala bencana diangkat dan diganti keberkahan,” pintanya.

Gubernur dua periode itu mengaku, dirinya hadir ditempat itu karena bagian dari masyarakat NTB. Ketika masyarakat bersedih, ia pun ikut bersedih, begitu juga ketika masyarakat khawatir, sebagai pemimpin daerah juga ikut khawatir.

“Saya juga merasakan hal yang sama dengan masyarakat,” kata dia.

Dia mengatakan, sejak akhir bulan lalu, Lombok bahkan NTB terus diberikan ujian oleh Allah SWT dengan berbagai bencana. Seperti halnya gempa bumi sejak tanggal 29 Juli 2018. Ratusan ribu rumah warga hancur, ratusan orang meninggal dunia, termasuk korban luka-luka.

Akan tetapi menurutnya, bencana bagi orang beriman bukanlah azab, melainkan itu semua adalah ujian dan cobaan. Dimana, di dalam Alquran yang artinya, tidak boleh ada yang ragu bagi orang beriman ketika di uji karena sesungguhnya itu adalah musibah.

Begitu halnya kutipan hadist Wabassirissyobirin yaitu berikan kabar gembira pada orang yang sabar, siapa orang yang dimaksud yakni kita umat manusia yang selalu menyebut Innalillahi wainna ilahirojiun.

“Musibah adalah cobaan, mudahan dengan cobaan ini kita semakin kokoh dan kuat akan keyakinan kita kepada Allah SWT,” terangnya.

TGB juga menyinggung soal isu akan terjadi gempa bumi tanggal 26 Agustus mendatang. Dihadapan Ribuan masyarakat, Ia mengimbau supaya jangan percaya dengan isu tersebut. Karena, gempa itu merupakan rahasia Allah.

“Jangan gara-gara hoax, tawakal kita kepada Allah berkurang. Inget, ujian ini pasti berlalu,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button