Sepucuk Surat Dari Rahman Korban Gempa Lombok Untuk TNI

Lombok Utara, Talikanews.com – Pasca terjadinya gempa bumi susulan berkekuatan 7 Skala Richter di Kabupten Lombok Utara pada Minggu malam (5/8) cukup menyisakan kepedihan dan duka bagi masyarakat. Gempa yang memakan ratusan korban jiwa dan ribuan rumah rata dengan tanah itu menjadi pusat perhatian halayak.

Personel TNI AD pun langsung turun membantu evakuasi dan penyelamatan para korban bencana gempa dengan sekuat tenaga dan pikiran berusaha melakukan pencarian korban dan evakuasi korban ataupun penyelamatan korban ke tempat-tempat yang lebih aman.

Tidak hanya satuan Korem 162/WB berserta jajaran yang diterjunkan, melainkan hampir semua satuan TNI langsung dikerahkan mulai dari tim kesehatan, Batalyon Konstruksi hingga tim Psikologi TNI ikut membantu pemulihan psikologi sosial masyarakat khususnya anak-anak.

Melalui Sekolah Gembira yang didirikan Tim Psikologi TNI bersama para relawan Psikologi di Tenda Posko Psikologi, anak-anak sekolah mulai dari usia dini hingga SD diberikan pelayanan secara khusus berupa permainan, melatih bergambar dan mewarnai serta bermain bersama sambil memungut sampah-sampah yang ada dilapangan. Semua dilakoni dengan tawa dan ceria bersama anak-anak untuk pemulihan mental kepada kondisi semula.

Tidak pernah kepikirkan, salah seorang, Rahman Hidayat, (11), yang sedang duduk di bangku kelas V SDN 2 Tanujng, saat diminta untuk menuliskan cita-citanya bersama anak-anak yang lain dalam Posko, Justru Rahman mengutarakan kepolosan isi hatinya diatas selembar kertas yang diberikan tim Psikologi TNI.

PSX_20180812_155843

Dalam tulisannya, Mamang nama panggilannya menuliskan : “Cita-citaku menjadi Tentara karena Tentara itu yang terbaik karena Tentara membantu orang tuaku dan kampung kami semua tentara adalah nomor 1. Di Indonesia aku berjanji kepada ibu bapak yang saya sayangi semoga sehat dan walpiat. Semoga yang menjadi Tentara sekarang saya doakan untuk bapak semoga bapak selamat“.

Mamang mengakui, Ia menulis itu karena memang melihat langsung bagaimana Tentara membantu menyelamatkan orang tuanya pada malam peristiwa naas itu, sehingga ingin menjadi seorang Tentara. (TN-04)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button