Daerah

Husni Jibril : Gubernur NTB Lebih Paham Divestasi Saham

Mataram, Talikanews.com – Sejak beberapa bulan terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang gencar-gencarnya mengusut divestasi penjualan saham tambang PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) ke PT Aman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat.

Beberapa pejabat baik legislatif maupun eksekutif baik tingkat provinsi NTB bahkan kabupaten ikut dipanggil untuk diklarifikasi. Termasuk Bupati Sumbawa, Husni Jibril pun ikut dipanggil ke kantor antirasuah Jakarta.

Terhadap persoalan itu, Husni Jibril dikonfirmasi seperti apa sepengetahuan mengenai divestasi saham? Darinya justru menyarankan supaya tanyakan ke pak gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi.

“Gak ada dik, mestinya ditanya ke pak Gubernur sepertinya beliau lah yang paling tahu,” ungkapanya melalui pesan singkat, Jumat (6/7).

Dia menjelaskan alasan kenapa menyarankan tanyakan ke gubernur karena, dirinya baru menjabat sebagai Bupati baru 2 tahun.

“Kalau Gubernur, anda masih ditanya, laaaa apalagi saya yang jadi Bupati baru 2 tahun, ayooooo,” kata dia.

Husni Jibril sedikit menceritakan bahwa sempat menolak Peraturan Daerah (Perda) Divestasi untuk diperbaiki. Akan tetapi, divestasi tersebut menjadi urusan eksekutif yang pada saat itu dirinya belum menjabat eksekutif sehingga tidak bisa menjawab pertanyaan rekan-rekan media terlalu detil.

“Saya juga heran, kok sampai puluhan orang yang dimintai keterangan oleh KPK kaitan divestasi saham. Ayooo kira-kira menurut anda ada apa ya??,” tanya balik Husni.

Disinggung soal seputaran apa saja yang ditanyakan oleh penyidik KPK dan berapa lama? Mantan anggota DPRD NTB dari PDIP mengatakan, rahasia dong .Tapi yang pasti tentang divestasi.

“Tanya pada rumput yang bergoyang he he he,” ujarnya . Sembari menegaskan tanya dong ke KPK.

Untuk diketahui, beberapa pejabat yang sudah diperiksa KPK, seperti wakil ketua DPRD NTB, H Abdul Hadi, Ruslan Turmuzi, Mori Hanafi, H Muh Amin . Enggan memberikan tanggapan seputar pertanyaan KPK yang dilayangkan kepada mereka. (TN-04)

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!