90% Warga Lapas Praya Gagal Nyoblos

Lombok Tengah, Talikanews.com – Sebanyak 290 orang penghuni Lapas di Lembaga pemasyarakatan praya tidak dapat menggunakan hak pilihnya pada pilkada serentak (27/06) tadi pagi.

Hal ini di sebabkan karena di duga kurang perhatiannya pihak KPUD Lombok Tengah, dalam mensosialisasikan pemilihan kepala daerah NTB di Lapas Praya sehingga menyebabkan 90% suara
Penghuni lapas batal memberikan hak suaranya.

Dari pantauan media ini pada,Rabu (27/06), hanya sebagian kecil para pemilih yang hendak memberikan hak suaranya ke TPS lapas yang telah di sediakan.

Menurut Kepala TPS Lapas Praya Muhamad Fauzan, sepinya para pemilih yang sebagian besar merupakan para penghuni lapas di sebabkan karena koordinasi serta sosialisasi pihak KPUD Lombok Tengah yang di anggap kurang maksimal,sehingga dari 100% penghuni lapas hanya 10% saja yang bisa memberikan hak pilihnya.

“Hanya 10% saja yang bisa memberikan hak pilihnya,”ungkap Fauzan selaku Ketua TPS Lapas Praya.

Para penghuni lapas yang dapat memberikan hak suaranya tadi pagi hanya sekitar 60 orang pemilih saja dari jumlah pemilih sebanyak 356 orang penghuni lapas yang mendiami lapas praya tersebut

Sementara itu,salah satu penghuni lapas menyesalkan tidak bisanya mereka ikut memilih dalam pesta demokrasi kali ini.

Menurut mereka meskipun mereka adalah naripidana namun hak untuk memberikan suara mereka sama kedudukanya dengan masyarakat normal lainya.Mereka menuntut agar pihak KPU untuk lebih profisional dalam bekerja sehingga tidak ada pemilih yang di beda-bedakan masyarakat yang baik adalah masyarakat yang dapat memberikan hak suaranya untuk memilih pemimpin 5 tahun ke depan yang mereka anggap terbaik untuk memimpin NTB kedepan.

“Ini hak kami juga memilih pemimpin 5 tahun ke depan,” tandas salah satunya. (CR.1-TN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button