Menjelang Pencoblosan, KNPI NTB Justru Makin Gaduh

Mataram, Talikanews.com – Menjelang pencoblosan calon gubernur dan calon wakil gubernur NTB periode 2018-2023, tanggal 27 Juni 2018 besok. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTB, masih gaduh saling klarifikasi terkait stateman ketua KNPI NTB, Hamdan Kasim di beberapa media.

Terlebih Hamdan Kasim menegaskan tidak pernah instruksi dari DPD KNPI NTB pengurus dan OKP untuk mensukseskan paslon nomor urut 1 yakni H Moh Suhaili FT – H Muh Amin. Pernyataan Hamdan Kasim itu justru menimbulkan reaksi dari pengurus dalam hal inb Abdul Majid.

Dia menegaskan, instruksi yang di keluarkan oleh KNPI versi kubunya (Majid, red) untuk memenangkan Suhaili-Amin adalah pernyataan resmi bukan asal bicara apalagi abal-abal. Ia menjelaskan bahwa Suhaili adalah Ketua MPI DPD KNPI NTB. Sehingga, seandainya ada dukungan dari jajaran KNPI menurutnya sebuah kewajaran ketika aspirasi Pemuda di NTB ini menginginkan Suhaili sebagai Gubernur.

“Kita tidak bisa berpangku tangan, membiarkan arah pembangunan tidak sesuai dengan kemajuan zaman. Pemuda harus ambil bagian, mulai dari menentukan calon gubernur sampai ke hilirnya. Bayangkan saja, jika pemuda tidak ambil bagian secara penuh menentukan pemimpinnya, maka yang akan menerima dampak 5 tahun kedepan ini mayoritas anak muda. Maka, menjadi keharusan bagi anak muda mengambil momentum pilgub ini,”ungkapnya, Selasa (26/6).

Oleh sebab itu, jika ada Instruksi KNPI NTB suatu hal yang wajar dan tidak melanggar aturan.

“Saya ini sudah 4 periode kepengurusan berada di KNPI sejak awal tahun 2000 an, hafal benar dan bahkan sudah hatam Puluhan kali AD/ART KNPI,” kata dia.

Dirinya menilai Hamdan memahami Ad/ART organisasi KNPI tidak paripurna.

“Jangan ribut lah, Hamdan ini kan baru masuk kepengurusan di KNPI NTB, makanya saya maklumi apa yang dikatakan di media beberapa hari yang lalu, untuk itu saya minta kepada Saudara Hamdan Kasim untuk baca buku (baik itu produk KNPI ataupun Ad/ART KNPI) agar tidak gagal paham dalam menilai persoalan,” sentilnya.

Majid merasa heran dengan tudingan Hamdan Kasim yang menyebut inststruksi tersebut salah kaprah dan menuding dirinya tidak paham aturan. Majid mengatakan bahwa Ketua DPD KNPI NTB adalah Lalu Wira Kencana dengan Sekretaris Lalu Athari Fathullah.

“ini penting kami sampaikan karena sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia Nomor: AHU-0000707.AH.01.08. TAHUN 2017. Bahwa: Ketua Umum: Fahd El Fouz Arafiq. Sekjen: Ilyas Indra. Bendum: Yami Thema Tirtayadi Laoly, SH. MH,”Ujarnya.
Parahnya lagi, dia tidak mengakui Hamdan Kasim sebagai ketua DPD KNPI NTB. Ia meminta agar masyarakat untuk mempertanyakan keabsahan legalitas sebagai ketua tersebut.

” Kami ingin menyampaikan bahwa, jika ada yang menyampaikan pendapat terkait KNPI mohon di cek dulu keabsahan dari DPPnya, sudah di akui Kemenkumham atau belum, Jangan sampai ada oknum yang mengatasnamakan KNPI padahal dia palsu, sehingga informasi yang disampaikan adalah Hoax,” pungkasnya. (TN-04)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button