BKSDA Dianggap Pasif Atasi Penambangan di Prabu

Lombok Tengah, Talikanews.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah Lombok, dinilai pasif menyikapi persoalan tambang emas illegal, di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu di Desa Prabu, Pujut Lombok Tengah. Padahal, para tokoh masyarakat siap mendukung langkah tegas dari mereka.

“Saya siap mendukung BKSDA, bila memang benar mau menindak tambang illegal di Prabu,” ujar salah satu tokoh masyarakat Selatan,  HL Hasyim Mashuri, di Praya.

Namun, hingga kini belum ada langkah tegas dari BKSDA. Malah BKSDA pasif terhadap persoalan ini. Artinya, kalau memang tindakan yang pernah dilakukan, tidak mungkin terjadi penambangan di lokasi tersebut.

“Saya rasa BKSDA sudah tahu kondisi di tempat itu. Apalagi, saya juga sudah langsung memberikan informasi ke BKSDA,” kata Hasyim Mashuri selaku mantan kades Prabu.

Selain itu terang Hasyim, payung hukumnya ada, berupa Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang, Penataan Ruang. Lalu, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2010 tentang, RTRW provinsi dan Perda Nomor 7 tahun 2011, tentang RTRW kabupaten. Namun, buktinya meraka diam saja, tanpa ada tindakan yang dilakukan.

Terbukti, aktivitas illegal sebagian kecil masyarakat dibiarkan begitu saja. Bahkan, semakin bertambah, dari satu titik menjadi lima titik hingga tidak tutup kemungkinan berpuluh-puluh titik. Dengan alasan, tidak masuk kawasan dan bukan kewenangan.

“Kalau memang tidak ditutup, sebaiknya pemerintah memberikan saja pengelolaannya kepada masyarakat, sehingga segala aktivitas di lokasi itu menjadi legal. Tidak seperti sekarang ini,” terangnya.

Kepala BKSDA Lombok Lalu M Fadli mengatakan, pada intinya BKSDA sudah bekerja dan melakukan tindakan tegas.

Buktinya sudah satu dilaporkan dan diproses hokum. Tidak hanya itu, masih ada satu lagi menjadi target, tapi itu masih di kroscek, betul dilakukan penambangan di luar atau didalam.

“Kita akui selama ini area penambangan sudah mendekati TWA. Karena, area diluar TWA sudah mulai berkurang, sehingga mereka mulai coba-coba masuk ke TWA,” pungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button