Mori Ingin Jadikan Pantai Lakey Mendunia dengan Tata Infrastruktur Pantai

Dompu, Talikanews.com – Destinasi yang dimiliki oleh daerah dikenal seribu masjid, bukan hanya di Lombok saja. Melainkan, ada salah satu destinasi yang memiliki keindahan pantai yakni Lakey berada di Kabupaten Dompu yang ombaknya bisa dijadikan surga bagi pecinta olahraga air, seperti selancar atau surfing.

Keberadaan destinasi Lakey menjadi perhatian Mori Hanafi yang kini sedang menjadi calon wakil gubernur NTB. Bahkan, pantai itu bakal dijadikan destinasi dunia. Sebab, meski telah berulang kali menghelat event-event kejuaran bertaraf internasional, namun sayangnya perhatian pemda NTB baik, pemkab Dompu dan pemprov NTB masih dirasa sangat minim, terkait fasilitas penunjangnya. Diantaranya, infrastruktur jalan dan penyiapan toilet umum yang reprsentatif.

Untuk mempermudah rencana itu, Mori pendekatan dengan dialog bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat dua kecamatan di sekitar Pantai Lakey. Yakni, kecamatan Hu’u dan Kilo. Mori memastikan, akan menjadikan penataan kawasan Pantai Lakey sebagai perioritas utamanya agar bisa menjadi pengungkit perbaikan potensi pendapatan ekonomi masyarakat setempat.

“Insya Allah, jika saya terpilih, Pantai Lakey yang diincar para peselancar dunia akan bisa tetap menjadi salah satu destinasi wisata bertaraf internasional. Tentunya, dengan perbaikan sarana dan prasana penunjangnya,” ungkapnya, saat bersilaturahmi dengan warga setempat, Kamis (19/4).

Menurutnya, Pantai Lakey seharusnya bisa ditata dengan baik, manakala pemerintah daerah serius menggarap potensi olahraga air yang dimiliki wilayah setempat. Oleh karena itu, Mori berjanji akan tetap mempertahankan keindahan Pantai Lakey, namun tidak dengan menggusur warga sekitar.

“Warga lokal harus kita berdayakan. Caranya, even-even di Pantai Lakey kita perbanyak, dengan memberdayakan masyarakat untuk ikut terlibat mengelola potensi wilayahnya,” kata Mori Hanafi.

Usai menggelar dialog dengan warga setempat. Pasangan Cagub TGH. Ahyar Abduh itu, lantas mengalungkan sorban hitam putih kepada beberapa tokoh yang berada di desa tersebut. Hal ini dimaksudkan sebagai tanda suci perjuangan ‘NTB Untuk Semua’.
Diketahui, Pantai Lakey di Kabupaten Dompu dibandingkan dengan spot-spot surfing di tempat lain memiliki keunikan, lantaran ombak kidalnya. Istilah ombak kidal karena memiliki arah ombak sapuan ke kiri bukan ke kanan sebagaimana umumnya pantai lainnya.

Selain itu, keunikan ini juga didukung dengan keindahan pantainya yang sudah terkenal di wisatawan terutama di kalangan penyuka selancar atau surfing. Selain itu, angin laut yang terbilang kencang di kawasan ini juga mendukung kegiatan surfing, wind surfing, atau kite surfing.

Pantai Lakey punya menara yang terletak di ujung pantai, sehingga para fotografer bisa mengabadikan gambar melalui tower tersebut. Pada musim lomba, tower ini digunakan oleh para juri untuk menilai para peserta lomba surfing yang datang dari berbagai negara.
Pantai Lakey memiliki empat jenis ombak yang disebut-sebut oleh para peselancarnya, yaitu Lakey Peak, Cobble Stones, Lakey Pipe, dan Periscope. Jenis yang paling menantang dan hebat untuk berselancar adalah Lakey Peak, karena menyuguhkan tantangan ombak dari arah kiri maupun kanan.

Pada bagian kiri berbentuk terowongan panjang, sementara di bagian kanan berupa gulungan ombak yang sempurna untuk berselancar. Karena saya tidak bisa surfing, saya hanya bisa terkagum-kagum dengan kelincahan dan kelihaian para peselancar ini meliuk-liuk di atas ombak.

Sementara itu, pada bulan April hingga Oktober adalah saat terbaik mengunjungi pantai ini, terutama puncak kunjungan terjadi pada bulan April-Mei. Pada saat-saat tersebut, pantai ini akan dikunjungi sekira 300 wisatawan asing yang menghabiskan waktu hingga berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan tinggal di sana untuk berselancar. (TN-04)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button