Kadis PMD Nilai Kades Kurang Berwibawa, Ternyata Ini Penyebabnya

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lombok Tengah, Jalaludin sangat menyangkan sikap kepala desa yang masih berpakian acak-acakan. Semestinya wajib membuat dan memakain seragam lengkap.

Terutama, jika ada kegiatan kedinasan, baik ditingkat kecamatan maupun kabupaten, sehingga bisa terlihat berwibawa ketika mengenakannya.

“Ini malah pakai kaos oblong. Apalagi masuk ke dinas-dinas di saat jam kerja, itu kan tidak elok,” katanya.

Seharusnya, para kades ini harus mengikuti ketentuan aturan yang ada. Dimana, ketika jam kerja, seharusnya mereka juga menggunakan seragam. Seperti yang dilakukan di Pemkab Loteng, dimana Senin dan Selasa menggunakan seragam keki, Rabu pakai hitam putim, Kamis pakai batik.

“Ini jangan dianggap jabatan politik, lantas semaunya berpakaian,” ujarnya.

Sehingga, kades harus tampil sesuai dengan aturan. Dengan begitu, semua kelihatan rapi dan disiplin, terutama dalam beseragam. Kalau itu sudah dilakukan, maka image kita dihadapan masyarakat tidak jelek.

“Seharusnya kita yang memberikan contoh dan teladan kepada masyarakat, bukan malah kita yang memberikan image jelek kepada masyarakat,” ucapnya.

Oleh sebab itulah, disiplin harus dimulai dari hal terkecil, seperti tertib pemakaian seragam yang merupakan wujud konsistensi kita terhadap perintah atau aturan yang telah ditetapkan.

“Kita harapkan teman Kades sadar, paham dan bangga terhadap jabatan yang sekarang diembannya,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button