Ekonomi

Puluhan Ribu Anggota Koperasi Di Loteng Kurang Perhatian

Lombok Tengah, Talikanews.comPergerakan uang di koperasi kini sudah mencapai Rp 1,3 miliar perhari. Meskipun begitu, perhatian stake holder terkait, khususnya Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) lingkup Pemkab Loteng masih kurang. Padahal, bupati Loteng, HM Suhaili FT sudah meminta SKPM untuk mengkeroyok memajukan koperasi dalam pengembangan UKM di Loteng.

Namun, himbuan dan permintaan Bupati itu seolah-olah diindahkan. Hanya yang terlihat bergerak dalam memajukan koperasi Dinas Koperasi saja.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Loteng, H Amir Husen mengaku, masih kurangnya perhatian terhadap 80 ribu anggota koperasi di Loteng. Terhadap persoalan ini, pihaknya hanya bisa memberikan dukungan, bimbingan dan perlindungan saja. Bahkan, dukungan dan bimbingan yang diberikan, hanya pelatihan.

“Untuk permodalan kami belum bisa,” terangnya.

Disatu sisi, pihaknya merasa bangga dengan keberadan koperasi di Loteng. Bahkan tahun ini sebanyak 54o koperasi sudah bisa mengelola uang Rp 125 miliar pertahun, baik dalam bentuk simpanan wajib maupun pokok.

“Per hari pun meraka mampu melakukan perputaran uang sebesar Rp 1,3 miliar. Pertahun perputarannya hingga Rp 430 miliar,” jelasnya.

Jadi, ini salah satu bukti bahwa koperasi mampu bersaing dengan Bank-Bank yang ada. Pasalnya, koperasi lebih fokus mengembangkan. Bahkan, koperasi sudah bisa menumbuh kembangkan wirausaha kreatif.

Contohnya, dari tidak ada menjadi ada. Tidak hanya itu, bisa segera menyelesaikan masalah. Misalnya, ada UKM yang butuh modal dan dana segera, koperasi akan memberikan solusi dengan cepat, tanpa harus menunggu waktu lama.

Apalagi, ketika itu warga hanya membutuhkan dana tidak terlalu besar, hanya berkisar Rp 1 juta, tapi koperasi bisa menyelesaikannya.
Selain itu, koperasi juga bisa menyusaikan diri dengan perubahan situasi. Seperti, dengan adanya perkembangan KEK Mandalika, koperasi bisa memberikan solusi.

“Jadi inilah yang membuat koperasi bisa cepat berkembang,” pungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!