Daerah

Empat Bendungan di NTB Masuk Nominasi Pemilihan UPB dan OP

Lombok Tengah, Talikanews.com – Empat bendungan di NTB masuk nominasi pemilihan Unit Pengelola Bendungan (UPB) dan petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) tingkat Nasional tahun 2017.
Kini empat bendungan itu dalam penilaian tim juri dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI.

Juru bicara tim Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI, Ir Joko Mulyono, ME mengatakan, tujuan diadakannya lomba ini adalah untuk memberikan motivasi dan dorongan spirit kepada petugas baik itu petugas pengelola bendungan maupun petugas operasi dan pemeliharaan (OP) bendungan sebagai ujung tombak di lapangan.

Sehingga, untuk BWS Nusa Tenggara I NTB sendiri ada empat bendungan yang masuk nominasi dalam pemilihan UPB dan OP, setelah terpilih dari 15 BWS yang hadir ketika mempersentasikan visi dan misinya di Semarang beberapa waktu lalu.

“Empat bendungan itu, dua di kabupaten Loteng dan dua di Kabupaten Sumbawa,” terang Joko Mulyono ketika ditemuai di Praya, Senin (23/10).

Di Kabupaten Lombok Tengah terdiri dari Bendungan Surabaya Kecamatan Praya dan Pengga kecamatan Praya Barat Daya. Di Sumbawa yakni Bendungan Telaparado dan Tiu Kulit.

“Hari ini (kemarin red) hanya di dua bendungan yang ada di Loteng kita nilai. Besok (hari ini) baru kita ke Sumbawa,” ujarnya.

Kemudian, yang dinilai dari lomba ini yakni, kelembagaannya, personilnya dan fisiknya. Sementara, secara kasat mata, di dua bandungan yang telah dilukan kajian dan penilian sudah bagus, jika dibandingkan dengan kondisi bendungan di Jakarta.

“Secara persentase jauh lebih bagus,” katanya.

Apalagi, BWS NT I NTB juga telah meraih juara I di tahun 2016 lalu. Sehingga, wajar bagus tata kelolanya. Tapi, perlu diketahui untuk mempertahankan juara jauh lebih berat, dibandingkan meraih kemenangan.

“Kita lihat saja nanti seperti apa hasilnya,” tandasnya.

Kepala BWS Nusa Tenggara I NTB, Ir Asdin Juliadi mengatakan, dari tahun ketahun bendungan yang ada di NTB kini sudah ada peningkatan jauh lebih baik dari pada tahun sebelumnya. Karena pihaknya terus memaksimalkan OP yang ada dibendungan. Bahkan program dua tahun ini, pihaknya hanya prioritaskan penataan OP.

Tapi, dalam perlombaan ini, perlu diketahui BWS di tempat lain malah jauh lebih bagus penataannya. Namun, pihaknya tetap optimis akan bisa raih juara.

“Bila perlu kita akan pertahankan prestasi yang telah kita dapatkan tahun lalu, yakni juara I,” tungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!